Komisi III DPR RI Desak Kapolri Intensifkan Koordinasi untuk Percepatan Penanganan Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Komisi III DPR RI Desak Kapolri Intensifkan Koordinasi untuk Percepatan Penanganan Covid-19


RAKER VIRTUAL. Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry saat memimpin rapat kerja Komisi III dan Kapolri yang berlangsung secara virtual melalui teleconference, Selasa (31/3). (FOTO: Istimewa)

POLITIK

Komisi III DPR RI Desak Kapolri Intensifkan Koordinasi untuk Percepatan Penanganan Covid-19


Kapolri Ungkap Modus Kejahatan Baru

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Komisi III DPR RI mendesak Kapolri dan jajarannya untuk mengintensifkan koordinasi dengan simpul-simpul yang terlibat dalam penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) agar mengatasi penyebaran virus mematikan ini di Indonesia. Simpul yang dimaksud itu, diantaranya BNPB, Satuan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Kementerian Kesehatan, TNI dan seluruh stakeholder terkait.

“Kami sudah minta Kapolri agar intensifkan koordinasi dengan berbagai lembaga terkait untuk melaksanakan kegiatan operasi terpusat kontijensi dalam rangka penanganan Covid-19,” ungkap Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry kepada TIMEXKUPANG.com, Selasa (31/3) sore.

Herman mengatakan, Komisi III DPR RI sebelumnya telah menyampaikan sejumlah pertanyaan kepada Kapolri terkait penanganan Covid-19 di Indonesia, dan dijawab oleh Kapolri dalam rapat kerja (Raker) bersama Komisi III yang berlangsung secara virtual melalui teleconference di akun YouTube DPR RI, Selasa (31/3).

“Mendengarkan penjelasan Kapolri mengenai pertanyaan tertulis yang telah diberikan Komisi III DPR RI. Dua tanya-jawab; tiga, kesimpulan; dan keempat, penutup,” ujar politisi senior yang akrab disapa HH saat memimpn Raker itu sebagaimana dalam tayangan Youtube DPR RI. Untuk diketahui, rapat virtual itu dihadiri 45 anggota Komisi III DPR RI.

Komisi III DPR RI, demikian HH menyatakan mendukung Polri dalam melakukan pencegahan terhadap mereka yang masih berperilaku menyebar berita bohong (hoax) yang provokatif.

Komisi III DPR RI, lanjut HH, juga mendorong Polri dalam melakukan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan Siber yang memanfaatkan isu Covid-19, penjarahan, penimbunan bahan pangan/sembako, dan alat pelindung diri (APD).

“Terus melakukan patroli di wilayah yang rawan penyebaran Covid-19, dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip hak asasi manusia,” tegas legislator asal NTT ini.

Hal lain yang tak luput dari perhatian Komisi III DPR RI, demikian HH, adalah desakan kepada Kapolri untuk memperhatikan dan menjaga dampak wabah pandemi Covid-19 terhadap perekonomian nasional, seperti jalur-jalur ekspor-impor, produksi, bahan-bahan pokok, peralatan kesehatan, dan kerawanan sosial.

“Semua ini harus menjadi perhatian Kapolri dan jajarannya dalam rangka penegakan hukum pencegahan wabah pandemi Covid-19 di Indonesia,” pungkas HH.

Anggota Komisi III DPR RI dan Kapolri, Jend. Pol. Idham Aziz tampak di layar monitor saat raker yang dipimpin Ketua Komisi III, Herman Herry, Selasa (31/3). (FOTO: Istimewa)

Modus Kejahatan Baru

Sementara itu, dalam raker tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz membeberkan munculnya modus kejahatan baru mulai di tengah pandemi Covid-19.

Idham menjelaskan, modus baru ini yakni pelaku kejahatan menyamar sebagai petugas penanganan Covid-19. Mereka berpura-pura sebagai petugas penyemprotan disfiktan yang mendatangi rumah-rumah warga.

“Ada modus terbaru yang bapak biar tahu, pura-pura dia (pelaku) datang pakai APD mau nyemprot, mau bagiin (disinfektan) rumah, tahu-tahunya merampok,” kata Idham.

Oleh karena itu, mantan Kapolda Metro Jaya itu telah mengambil langlah antisipasi terhadap situasi ini. Dia telah membentuk satuan tugas (satgas) khusus guna melakukan langkah pencegahan di tengah masyarakat. “Itu juga sudah kita siapkan satgasnya,” jelasnya.

Selain itu, Idham juga telah memerintahkan jajarannya agar mengantisipasi modus penipuan online dan berita bohong di tengah pandemi berlangsung. “Yang terakhir tentang hoax dan online tipu-tipu ini saya sudah perintahkan khusus direktur cyber crime untuk semua mengambil, menangkap,” tandasnya. (aln/jpg)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top