Cegah Covid-19, Pemkab Sikka Berlakukan Jam Malam | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Cegah Covid-19, Pemkab Sikka Berlakukan Jam Malam


KABAR FLOBAMORATA

Cegah Covid-19, Pemkab Sikka Berlakukan Jam Malam


Jumlah Kasus Menurun, Pemerintah Cabut KLB DBD di Sikka

MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Mencegah penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Sikka, pemerintah setempat mengambil langkah tegas dengan menerapkan sejumlah aturan ketat. Salah satunya adalah pemberlakuan jam malam serta membatasi operasional kendaraan lintas kabupaten juga warung makan dan restoran.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo kepada TIMEXKUPANG.com di Maumere menjelaskan, untuk pencegahan virus korona, ia telah menginstruksikan agar seluruh aparatur pemerintah, mulai tingkat desa hingga kabupaten membangun posko pengamanan.

Disamping itu juga memberlakukan jam malam agar masyarakat tidak berkeliaran secara bebas di malam hari. Pengawasan jam malam itu dilakukan oleh pihak kepolisian dan TNI.

Rumah–rumah makan atau restoran, kata Bupati yang akrab disapa Robi ini juga diawasi dan diimbau untuk menutup usahanya pada pukul 18.00 Wita. Begitu juga dengan kendaraan umum yang beroperasi di jalan raya, yakni kendaraan antar kabupaten diawasi ketat dan dibatasi operasionalnya hanya sampai pada pukul 18.00 Wita.

“Untuk mencegah Covid-19, pemerintah melakukan pengawasan yang sangat ketat dengan memberlakukan jam malam. Kendaran yang berasal dari kabupaten lain ditutup, terutama pada malam hari. Mulai pukul 18.00 Wita arus laluintas dari kabupaten lain ditutup dan diawasi secara ketat,” tegas Robi.

Sementara itu, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat melakukan penyemprotan disinfektan secara masal dibawah komando Kapolres Sikka. Tim penyemprotan dibentuk dua tim. Tim yang satu melakukan penyemprotan disinfektan kearah timur, sedangkan satu tim lainnya menyemprot ke arah barat Kota Maumere.

Kapolres Sika AKBP M. Sajimin, SIK kepada TIMEXKUPANG.com di Maumere, Selasa (31/3) mengungkapkan, penyemprotan cairan disfektan dilakukan secara masal dan serentak untuk wilayah Kota Maumere dan sekitarnya. Terutama pada wilayah sentral, seperti pasar, tempat ibadah, terminal dan tempat-tempat lainnya.

“Kami melakukan penyemprotan cairan disfektan ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sikka. Sasaran kami di area publik seperti pasar, tempat ibadah, terminal dan wilayah pelabuhan serta sejumlah tempat strategis lainnya,” ungkap Sajimin.

Kegiatan itu didahului dengan apel bersama melibatkan unsur TNI AD, TNI AL, Brimob, Satpol PP, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Dinas kesehatan serta sejumlah instansi terkait lainnya.

“Kami berharap adanya kesadaran masyarakat setempat untuk menghindari keramaian atau kerumunan orang. Selalu tinggal di rumah dan menjaga kebersihan karena virus ini sangat berbahaya sekali bagi siapapun,” ungkap Sajimin.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlimus menjelaskan, dengan adanya tindakan penyemprotan dan pegawasan ketat di tempat-tempat umum, diharapkan wilayah Kabupaten Sikka terbebas dari virus mematikan ini.

Petrus menambahkan, dalam penanganan Covid-19, Pemkab Sikka bersama instansi terkait selain rutin melakukan pengawasan dan penyemprotan disinfektan, juga melaklukan edukasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap tinggal di rumah, jauhi kerumunan orang banyak, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir.

Status KLB Dicabut

Terkait penanganan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sempat membuat Sikka dinyatakan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB), menurut Petrus, kasus DBD di Sikka sudah menurun. Dengan demikian, Pemkab Sikka telah mencabut status KLB tersebut.

Meski demikian, kata Petrus, pihaknya tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus DBD ini. “Pemantauan dan laporan terhadap kasus DBD di Sikka masih tetap dilakukan. Pagi dan sore kita update datanya. Sejauh ini kasusnya menurun drastis sehingga status KLB sudah dicabut,” ungkap Petrus yang menambahkan, setiap Puskesmas masih disiagakan tenaga medis untuk terus memantau kasus DBD di wilayah masing-masing. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top