Perketat Social Distancing, Pemkab TTU Gandeng TNI-Polri Gelar Patroli | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Perketat Social Distancing, Pemkab TTU Gandeng TNI-Polri Gelar Patroli


RAPAT. Unsur Forkopimda TTU saat rapat membahas penanganan Covid-19 di Kefamenanu. (FOTO: Istimewa)

KABAR FLOBAMORATA

Perketat Social Distancing, Pemkab TTU Gandeng TNI-Polri Gelar Patroli


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Utara (TTU) segera membentuk tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) untuk melakukan partroli di daerah tersebut guna memperketat social distancing dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus korona (covid-19) masuk ke wilayah itu.

Patroli gabungan tersebut sasaranya untuk mengamankan kendaraan umum yang masih beroperasi dan masyarakat yang masih sering berkumpul. Padahal, Pemerintah secara berjenjang dari Pusat, Provinsi bahkan Kabupaten telah mengimbau masyarakat untuk beraktifitas di rumah saja hingga situasi aman.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, Kepada Timor Express, Rabu (1/4) mengatakan, Pemkab telah menggelar rapat bersama dengan unsur Forkopimda untuk membentuk Tim Gabungan guna melakukan patroli bersama agar menertibkan masyarakat yang tidak menaati imbauan Pemerintah untuk tetap berada di rumah.

Dalam Rapat gabungan itu, tambah Raymundus, Tim Gabungan akan melakukan patroli untuk mengamankan masyarakat yang masih berkumpul serta kendaraan umum yang masih beroperasi.

“Kita sudah putuskan untuk gelar patroli bersama, gabungan antara Sat Pol PP, Polisi, dan Tentara untuk kita turun dan kita tertibkan (warga yang masih berkumpul di jalan-jalan, Red),” tutur Raymundus.

Raymundus meminta kepada masyarakat agar tidak keluar dari rumah ditengah ancaman pandemi virus korona yang makin masif seperti saat ini. Jika ada warga yang ingin keluar rumah, maka harus untuk tujuan yang penting.

Pemerintah, terang Raymundus, tidak ingin memberlakukan sanksi bagi masyarakat apabila masih nongkrong atau berkumpul di luar rumah. Sebab pemerintah ingin adanya kesadaran masyarakat untuk tetap tinggal di rumah.

“Kita mengharapkan orang itu dia sadar sendiri bahwa sehat itu perlu. Jadi keluar rumah untuk hal yang perlu. Kalau hanya berpergian untuk sei helo hentikan dulu, ke pasar juga untuk hal yang perlu. Jadi ke pasar membeli kebutuhan untuk satu minggu. Oleh karena itu tidak boleh keluar dari rumah untuk hal yang tidak penting,” pungkasnya.

Sementara, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi kepada Timor Express mengatakan, pihaknya bersama tim gugus tugas (TGC) pencegahan Covid-19 di Kabupaten TTU untuk bekerja sama mengimbau seluruh masyarakat setempat akan bahaya Covid-19 dan upaya pencegahan.

Dikatakan, pihaknya juga mengimbau masyarakat TTU untuk membudayakan pola hidup bersih dan sehat agar tetap menjaga keseimbangan imun tubuh sehingga tidak mudah terpapar penyakit menular lainnya.

“Kita semua bersama-sama dengan TGC penanganan Covid-19 mengimbau dan mensosialisasikan kepada masyarakat baik itu social Distancing maupun Physical Distancing sehingga bisa memotong Spreading Transmission dari virus tersebut,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top