Demi Atasi Korona, DPRD Sikka Setuju Alokasikan Dana Pokir Rp 1,7 Miliar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Demi Atasi Korona, DPRD Sikka Setuju Alokasikan Dana Pokir Rp 1,7 Miliar


RAPAT KOORDINASI. Bupati dan Forkopimda Sikka saat rapat koordinasi bersama DPRD membahas dukungan dana penanganan Covid-19 di wilayah itu, Selasa (31/3). (FOTO. Karel Pandu/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Demi Atasi Korona, DPRD Sikka Setuju Alokasikan Dana Pokir Rp 1,7 Miliar


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka mendapat sokongan dana senilai Rp 1,7 miliar untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran virus korona (Covid-19) di wilayah itu. Dukungan dana ini diputuskan dalam rapat koordinasi (Rakor) antara Pemkab Sikka bersama unsur Forkopimda dan DPRD Sikka yang menyetujui dana pokok pikiran (Pokir) yang berlangsung di ruang sidang DPRD Sikka, Selasa (31/3).

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Sikka, Donatus David dihadiri langsung Bupati, Fransiskus Roberto Diogo, Dandim 1603/Sikka, Letkol Zulnalendra, Wakil Ketua DPRD, Yoseph Karmianto Erik dan unsur kepolisian serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Wakil Ketua DPRD Sikka, Yoseph Karmianto menegaskan bahwa dana pokir DPRD Sikka serta sejumlah dana lainnya akan digunakan membiayai penanganan pencegahan Covid-19 di Sikka.

“Kami sudah sepekati dan pimpinan DPRD telah menandatangani dana pokir senilai Rp 1,7 miliar digunakan untuk biaya pencegahan Covid-19,” ungkap Yoseph.

Menurut Yoseph, dalam rapat itu tidak ada alasan mendasar bagi DPRD menolak pengalokasian anggaran tersebut. Pasalnya, virus ini sangat mematikan, sehingga DPRD perlu memberi dukungan bagi pemerintah dalam mengatasi pandemi ini.

“Dana pokir yang digunalan itu adalah untuk keselamatam rakyat banyak, dan itu adalah uang rakyat,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sikka, Alex Agato.
Menurutnya, dalam upaya pencegahan Covid-19, jangankan Rp 1,7 miliar, lebih dari itu pun tidak menjadi soal karena untuk kepentingan rakyat.
“Jika Rp 1 miliar tiap anggota DPR juga tidak menjadi masalah demi rakyat banyak. Saya sangat sepakat dana pokir digunakan untuk biaya pencegahan Covid-19,” kata Alex.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo mengaku anggaran yang ada akan digunakan sesuai kebutuhan pencegahan Covid-19 di Sikka.

Pemerintah, kata Bupati telah menganggarkan dana senilai Rp 12 miliar untuk mendukung penanganan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Sikka.

“Saat ini pemerintah menganggarkan dana senilai Rp 12 miliar, namun bisa saja lebih karena itu kita akan gunakan sesuaikan kebutuhan,” jelasnya. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top