200 Ibu Hamil Dapat Bantuan dari Partai Golkar Kota Kupang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

200 Ibu Hamil Dapat Bantuan dari Partai Golkar Kota Kupang


BANTU IBU HAMIL. Ketua DPD II Golkar Kota Kupang, Jonas Salean (kanan) bersama Sekretaris DPD II Golkar Kota Kupang, Marcel Nono, menyerahkan bantuan nutrisi untuk ibu hamil dan balita di Pustu Maulafa, Rabu (6/5). (FOTO: Istimewa)

POLITIK

200 Ibu Hamil Dapat Bantuan dari Partai Golkar Kota Kupang


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 200 ibu hamil yang berdomisili di Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima bantuan berupa makanan tambahan untuk bayi dan ibu hamil dari Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Kupang.

Bantuan sebanyak 200 paket tersebut diserahkan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Kupang, Jonas Salean, SH, M.Si,, bertempat di Puskesmas Pembantu (Pustu) Maulafa, Rabu (6/5). Saat penyerahan Jonas didampingi Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Kupang, Marcel Nono, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kupang, yakni Jemari Joseph Dogon dan Alfred Djami Wila serta pengurus Golkar tingkat Kecamatan Maulafa.

Jonas Salean di hadapan sejumlah ibu hamil yang hadir di Pustu Maulafa menjelaskan, bantuan 200 paket tersebut merupakan bantuan DPP Partai Golkar dan juga merupakan sumbangan Ketua DPD I Partai Golkar NTT yang saat ini menjadi anggota DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena.

Bantuan tersebut kata Jonas lagi disalurkan sebagai panggilan nurani partainya bagi ibu hamil dan anak balita yang ikut terdampak pandemi Covid-19. “Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Partai Golkar bagi masyarakat yang terdampak Covid-19, khususnya ibu hamil di Kecamatan Maulafa,” kata Wali Kota Kupang periode 2012-2017 itu.

Jonas yang juga anggota DPRD NTT ini menjelaskan, DPP Partai Golkar telah menginstruksikan semua kader Partai Golkar di seluruh Indonesia baik yang berada di legislatif maupun eksekutif agar memberi perhatian penuh kepada masyarakat yang terkena imbas penyebaran virus korona.

“Jadi ini perintah langsung Ketua Umum DPP dan Ketua DPD I untuk turun langsung membantu masyarakat yang terkena imbas terutama dari segi ekonomi. Namun perhatian juga tetap diberikan kepada ibu hamil dan anak-anak balita. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban ibu hamil di Kecamatan Maulafa,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD NTT ini.

Jonas Salean dan pengurus DPD II Golkar Kota Kupang foto bersama ibu hamil dan balita bersama pegawai Pustu Maulafa, Rabu (6/5). (FOTO: Istimewa)

“Kita juga sudah melakukan aksi sosial lainnya baik dari DPD II Golkar Kota Kupang maupun oleh teman-temannya di Fraksi Partai Golkar Kota Kupang,” sambung Jonas.

Selain menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak, pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya dan bagaimana membentengi diri dari Covid-19 ini.

“Terutama bagaimana menaati protokol kesehatan yang telah dikeluarkan pemerintah. Untuk memutus penyebaran Covid-19 kita tidak bisa berharap dari pemerintah saja namun yang paling penting adalah peran serta masyarakat. Masyarakat harus bergotong-royong untuk memutus mata rantai Covid-19. Virus ini tidak pandang bulu dan tidak pandang status sosial,” urai Jonas.

Kepala Pustu Maulafa, Therisia Lay Rihi dalam kesempatan itu menyampaikan mengenai kondisi Pustu tersebut. Menurutnya, jumlah ibu hamil yang sering datang ke Pustu itu berkisar 200 orang yang tersebar di beberapa kelurahan di Maulafa.

Dalam pelayanan, kata Therisia, Pustu Maulafa dibantu tenaga PTT dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan para mahasiswa praktik dari STIKES CHMK.

Menyikapi hal tersebut, Jonas Salean meminta para medis yang bertugas di Pustu Maulafa untuk tetap semangat menjalankan tugas di tengah pandemi Covid-19 dan tetap memberikan informasi dan edukasi yang benar tentang Covid-19 apalagi banyak tersebar informasi hoax tentang Covid-19.

“Berikan informasi yang benar kepada masyarakat sehingga mereka tidak mempercayai informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan atau hoax. Apabila masyarakat menerima informasi yang benar dan mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah maka kita bisa mencegah penyebaran virus ini,” pungkas politisi yang juga pernah menjabat Sekda Kota Kupang ini. (sps/yl)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top