Kristoforus Efi, Balon Bupati TTU Melayani di Tengah Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kristoforus Efi, Balon Bupati TTU Melayani di Tengah Covid-19


Bakal Calon Bupati TTU, Kristoforus Efi. (FOTO: Istimewa)

POLITIK

Kristoforus Efi, Balon Bupati TTU Melayani di Tengah Covid-19


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Penyebaran wabah Covid-19 hingga kini terus meluas. Sehingga butuh partisipasi dan kepedulian berbagai pihak.

Salah satunya bakal calon (Balon) Bupati TTU, Kristoforus Efi, calon pemimpin milineal yang selalu peka dan ikut merasakan kondisi yang dialami masyarakat. Baginya wabah covid menjadi masalah kemanusiaan sehingga butuh perhatian bersama. Kerja-kerja kemanusiaan harus menjadi prioritas, karena itu butuh kerja sama semua komponen untuk terlibat aktif mendukung pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi penyebaran Covid-19 ini.

Salah satu pengurus HIPMI NTT ini mengatakan, sejak wabah korona muncul di Indonesia 2 Maret lalu, ia bersama tim relawan berkeliling dari kampung ke kampung, selain berbagi alat peraga kampanye (APK), juga melakukan pencerahan tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk menghindari penyakit kronis termasuk Covid-19.

Kristo mengatakan, perlu ada upaya setiap orang untuk menjaga tubuhnya agar tetap sehat. Sebab pola hidup sehat dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan bergizi, olahraga secara rutin, dan istirahat yang cukup.

Prinsip yang harus ditaati, jelas Kristo, patuh dan taat melaksanakan protokol kesehatan. Melaksanakan social distancing dan physical distancing. Tinggal di rumah, bekerja dari rumah, tidak menciptakan kerumuman dan menghindari kerumunan dan wajib gunakan masker saat keluar rumah.

“Kebanyakan dari kita menganggap pola hidup sehat adalah pola hidup yang sulit untuk dijalankan. Sehingga tim kita terus keliling berbagi APD. Kita juga sosialisasi bagaimana hidup sehat lewat tatap muka juga melalui medsos,” jelasnya.

Mantan Ketua PMKRI Cabang Kupang itu mengatakan, banyak informasi yang ia peroleh saat masuk keluar kampung. Selain berbagi APD untuk masyarakat dan sarung tangan untuk para medis, ia juga berdiskusi dengan masyarakat yang dijumpai.

Ada banyak persoalan yang disampaikan oleh masyarakat. Seperti, pengeluhan soal ketersedian air bersih yang minim sehingga masyarakat harus menggunakan jasa tangki air untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya, termasuk akses ruas jalan dan jembatan. Agar bisa memudahkan akses transportasi untuk kelancaran arus barang.

Balon Bupati yang melamar di Partai Golkar itu mengatakan, selain inisiatif berbagi bersama masyarakat yang sudah dilakukan, juga melaksanakan instruksi partai yang dikeluarkan Ketua DPD Golkar NTT yang bersifat wajib untuk ditindaklanjuti. Sebagai bukti bersama relawannya siap menjalankan instruksi DPD I Golkar NTT. Sebab kerja kemanusiaan menjadi prioritas dan butuh kerja sama semua komponen untuk terlibat aktif mendukung pemerintah dan masyarakat mengatasi penanganan Covid-19. “Tim relawan kita sudah siap untuk bergerak di lapangan untuk membantu atasi Covid-19,” katanya.

Kristo Efi bersama relawan turun ke masyarakat. (FOTO: Istimewa)

Ia mengatakan saat turun di lokasi juga melakukan kegiatan menanam seperti sirih, pinang, membantu benih ikan nila dan lele di sejumlah titik yang sudah disediakan kolam ikan. Kegiatan fisik yang dilakukan tentu memperhatikan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, gunakan masker, dan tidak melibatkan masyarakat banyak.

Ketika disinggung terkait kesiapannnya dan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang dijadwalkan Desember 2020, Kristo mengaku, wacana Pilkada yang akan berlangsung 9 Desember tahun ini, tentu merepotkan banyak kalangan. “Bila terlaksana suasananya jauh berbeda dari lazimnya. Sebab berjalan di tengah wabah pandemi Covid-19. Pelaksanaan tahapan dan persiapan konsolidasi bisa merepotkan bukan hanya penyelenggara tetapi juga partai politik dan para bakal calon,” ujarnya.

Ia mengatakan, sangat menghormati apa pun keputusan terkait penetapan Pilkada yang dijadwalkan 9 Desember tahun ini. Meski begitu jika keputusan tetap berjalan tahun ini tentu harus dihormati, sambil memilih media kampanye yang efektif.

Tidak melibatkan orang banyak agar bisa mencegah penularan Covid-19. Baginya media massa dan media sosial menjadi alternatif media kampanye. Juga menggunakan tekonologi informasi yang saat ini sedang berkembang.

“Intinya ada komunikasi dengan masyarakat. Dan bisa menyerap aspirasi dari mereka. Pertemuan secara fisik dilakukan tapi harus taat pada protokol Covid-19,” ujarnya.

Disinggung mengenai dukungan partai politik, balon bupati yang memiliki visi terwujudnya TTU yang mandiri, harmonis, adil dan merata, dengan Lompatan Indah Menuju TTU yang bermartabat dan berdaya saing ini mengatakan, sebagai bakal calon tentu tunduk dan patuh, selalu mengikuti mekanisme yang sementara berproses di internal Golkar. Dirinya optimistis mendapat dukungan untuk diusung dalam Pilkada tahun ini.

“Saya mengikuti mekanisme internal partai yang sementara berproses. Saya optimis diusung dalam Pilkada ini,” ujarnya. (ikl/joe/aln)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top