Satu Warga TTU Reaktif Rapid Test, RSUD Kefamenanu Hentikan Sementara Pelayanan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Satu Warga TTU Reaktif Rapid Test, RSUD Kefamenanu Hentikan Sementara Pelayanan


Petugas kesehatan RSUD Kefamenanu dengan APD lengkap yang membawa pasien reaktif rapid test dengan ambulance, Sabtu (16/5). (FOTO: Petrus Usboko/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Satu Warga TTU Reaktif Rapid Test, RSUD Kefamenanu Hentikan Sementara Pelayanan


Area RSUD Kefamenanu Didisinfeksi, Petugas Medis Hingga Driver Jalani Rapid Test

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Seorang warga Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dinyatakan reaktif rapid test setelah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis RSUD Gabriel Manek Atambua, Sabtu (16/5)

Informasi yang berhasil dihimpun Timor Express dari sejumlah sumber terpercaya menyebutkan, pasien yang reaktif rapid test itu sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Kefamenanu lalu dirujuk ke RSUD Gabriel Manek Atambua untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sayangnya, setelah diketahui hasil rapid testnya reaktif, pihak RSUD Gabriel Manek Atambua menolak untuk merawat pasien itu sehingga dibawa kembali ke RSUD Kefamenanu.

Pasien yang terkonfirmasi reaktif rapid test tersebut termasuk pelaku perjalanan dari daerah zona merah karena baru datang dari Kota Kupang beberapa hari lalu.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten TTU, Kristoforus Ukat, saat di konfirmasi Timor Express, Sabtu (16/5) membenarkan informasi tersebut.

Dikatakan, pihak RSUD Gabriel Manek Atambua memutuskan mengembalikan pasien itu ke RSUD Kefamenanu setelah hasil rapid test pasien tersebut reaktif.

“Pasien tersebut memiliki riwayat penyakit lain dan akan bersalin sehingga dibutuhkan penanganan medis yang baik dan benar,” tutur Kristo Ukat.

Krito menambahkan, dengan pengembalian pasien reaktif rapid test dari Atambua itu, membuat pihak RSUD Kefamenanu mengambil kebijakan untuk menghentikan sementara waktu pelayanan kesehatan bagi pasien umum di rumah sakit tersebut. Pasien yang ada di RSUD Kefamenanu dialihkan ke RS Leona Kefamenanu.

Kristo menjelaskan, kebijakan tersebut diambil guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di RSUD Kefamenanu. Pihak rumah sakit juga melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh sudut yang menjadi tempat persinggahan pasien reaktif rapid test tersebut.

“RSUD Kefamenanu sementara melakukan sterilisasi sehingga pelayanan medis untuk sementara waktu dihentikan. Kita alihkan semua pelayanan ke RS Leona Kefamenanu,” jelasnya

Kristo Ukat menambahkan, selain melakukan disinfeksi area rumah sakit, para tenaga medis yang melayani atau berinteraksi dengan pasien tersebut secara langsung akan dilakukan rapid test guna memastikan kondisi kesehatan mereka.

Sementara itu, lanjut Kristo Ukat, driver ambulance yang membawa pasien ini saat rujukan pun akan dilakukan rapid test. “Bahkan tenaga medis dan driver yang sudah berinterkasi dengan keluarga pasien pun akan di-rapid test,” kata Kristo.

Kristo menyebutkan, tenaga medis yang menjalani rapid test itu berjumlah 20 lebih orang termasuk driver. “Hasil rapid belum diumukan karena masih dilaporkan kepada Bupati TTU,” jelasnya.

Terkait penanganan medis terhadap pasien tersebut, kata Kristo Ukat, tim medis telah membantu pasien tersebut untuk bersalin dengan normal. Pasien tersebut telah dirawat di ruang isolasi RSUD Kefamenanu. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top