Tiga Paslon Jalani Fit and Propert Test di Partai Demokrat | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tiga Paslon Jalani Fit and Propert Test di Partai Demokrat


FIT AND PROPER TEST. Tim dari DPC Partai Demokrat TTU foto bersama usai fit and proper test paslon Bupati dan Wakil Bupati TTU di sekretariat partai tersebut, Senin (18/5). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

POLITIK

Tiga Paslon Jalani Fit and Propert Test di Partai Demokrat


Syarat Penjaringan Paslon untuk Pilkada TTU 2020

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Meski virus korona (Covid-19) tengah mewabah, Partai Demokrat Timor Tengah Utara (TTU) terus bekerja menjaring pasangan calon (Paslon) untuk ikut bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini.

Salah satu proses yang dilaksanakan Partai Demokrat TTU saat ini adalah melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap para bakal calon.

Sebanyak tiga paslon Bupati dan Wakil Bupati TTU menjalani fit and proper test di Partai Demokrat. Kegiatan tersebut sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan dukungan politik dari partai yang kini dinahkodai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu.

Kegiatan fit and proper test diselenggarakan di Sekertariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat TTU, Senin (18/5). Ketiga paslon yang mengikuti kegiatan tersebut yakni, Hendrikus Frengky Saunoah dan pasangannya Amandus Nahas, Juandi David-Eusabius Binsasi, Kritoforus Efi-Hironimus Joni Tulasi.

Ketua DPC Partai Demokrat TTU, Yohanes Salem kepada Timor Express, Selasa (19/5) mengatakan, Presiden Jokowi telah menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 terkait penundaan pemungutan suara Pilkada 2020 dari September menjadi Desember 2020 atau bisa lebih lama lagi tergantung situasi pandemi Covid-19 di tanah air.

Dikatakan, nomenklatur Perppu tersebut yakni Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota Menjadi Undang-Undang lahirnya Perppu ini telah mendarong partai politik di tanah air memacu proses penetapan paslon peserta Pilkada serentak 2020.

Untuk itu, kata Yohanes Salem, DPC Partai Demokrat TTU sesuai instruksi langsung DPD dan DPP sebagai tindak lanjut Perppu nomor 2 tahun 2020 agar DPC segera merekomendasikan paslon yang di usung oleh Partai Demokrat TU pada Pilkada serentak 2020 mendatang.

“Partai Demokrat telah melakukan fit and propert test terhadap calon pemimpin di wilayah itu dengan tetap memperhatikan protap Covid-19. Tim telah melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap ketiga paslon yang mendaftar di DPC Partai Demokrat,” ungkap Yohanes Salem.

Legislator DPRD TTU itu menambahkan, saat pembukaan pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati TTU oleh Partai Demokrat, terdapat enam orang yang mendaftar. Sayangnya, dua Peserta lainnya dinyatakan gugur sebelum bertarung.

Yohanes menjelaskan, tim fit and proper test terdiri dari 5 orang dengan komposisi, empat orang dari unsur DPC dan satu orang dari unsur DPAC. Tuga tim ini adalah melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap semua paslon yang mendaftar di DPC Demokrat TTU.

Tim yang melaksanakan fit and proper test tersebut, yakni dari unsur DPC Partai Demokrat TTU terdiri dari Ketua Tim, Yohanes Salem, Wakil Ketua Tim Aloysius Talan, Sekertaris Paulus Adolf Gustaf Maf dan anggota Martinus Toleu serta Marselus Siga

“Yang hadir itu Frengky Saunoah dan Amandus Nahas, Juandi David dan Eusabius Binsasi, serta Kritoforus Efi dan Hironimus Joni Tulasi. Yang berhalangan hadir itu Gerardus Naisoko dan pasangannya Ambrosius Korbafo,” ujarnya.

Yohanes menegaskan bahwa, keputusan terhadap penetapan paslon pasca pelaksanaan fit and proper test bersifat rahasia dan selanjutnya akan di kirim ke DPD Partai Demokrat Provinsi NTT untuk proses selanjutnya.

“Jika persoalan pandemi Covid-19 bisa segera teratasi, saya mayakini bahwa rekomendasi dari Partai Demokrat terhadap paslon peserta Pilkada 2020 akan terbit awal Juli 2020,” kata Yohanes. (mg26)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top