Terdampak Covid-19, Mahasiswa Manggarai di Makassar Surati Bupati Deno | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Terdampak Covid-19, Mahasiswa Manggarai di Makassar Surati Bupati Deno


Koordinator A-M3, Robert Dacing (FOTO: Istimewa)

KABAR FLOBAMORATA

Terdampak Covid-19, Mahasiswa Manggarai di Makassar Surati Bupati Deno


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Mahasiswa asal Kabupaten Manggarai di Makassar, Sulawesi Selatan, yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Manggarai Makasar (A-M3), menyurati Bupati Manggarai, Deno Kamelus. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai, kiranya memberi perhatian terhadap kondisi mahasiswa disana yang juga terdampak Covid-19.

“Dalam surat ke Bupati Manggarai itu, kami minta perhatian dari Pemda Manggarai karena kami semua mahasiswa di Kota Makasar terkena dampak Covid-19,” ungkap Koordinator A-M3, Robert Dacing, kepada TIMEXKUPANG.Com pertelepon dari Makassar, Sabtu (30/05) petang.

Robert mengatakan, permohonan surat ke Bupati itu sehubungan dengan wabah pandemi Covid–19 dan imbauan Social Distancing, serta pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makasar.

Menurut Robert, dirinya bersama beberapa organisasi daerah telah mendata seluruh mahasiswa asal Manggarai di Kota Makassar yang terdampak Covid-19. Dari hasil pendataan, katanya, mahasiswa asal Manggarai yang saat ini berada di kota Makassar berjumlah 273 orang.

“Surat ke Bupati itu kami sudah kirim. Dalam surat itu, lengkap dengan data nama dan jumlah mahasiswa asal Manggarai di Makasar. Berharap surat ini bisa direspon dengan baik oleh Bapak Bupati Manggarai,” harap Robert.

Dikatakan, dalam surat tertanggal 25 Mei 2020 dengan nomor 001/B/BP-AM-3/PM/V/2020 dan pernyataan bernomor 002/B/BP-AM-3/PM/V/2020, A-M3 meminta Pemkab Manggarai untuk memperjelas kebijakan dalam hal penanganan mahasiswa yang berada di luar daerah yang terkena dampak Covid-19.

“PSBB di Makassar berdampak pada ekonomi dan ketahanan pangan bagi mahasiswa. Sebab banyak mahasiswa yang selama ini kuliah sambil kerja. Dengan adanya PSBB, pendapatan mereka sudah tidak ada. Karena itu kami meminta belas kasihan Bapak Bupati untuk membantu menangani persoalan ini, baik berupa bantuan berupa sembako atau pun bantuan sejenis lainnya,” ungkap Robert.

Robert menambahkan, beberapa organisasi yang menyampaikan pernyataan sikapnya dalam surat ke Bupati Deno tersebut diantaranya, Himpunan Mahasiswa Rahong Manggarai Makassar (HIMARAMA), Persatuan Pemuda Cibal Barat Makassar (PPCB-M), dan Persatuan Mahasiswa Kecamatan Reok Barat Makassar (PEMAKERBMA). (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top