100 KK di Nanga Baras dapat Sembako dari Julie Laiskodat, Warga: Kami Balas dengan Doa | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

100 KK di Nanga Baras dapat Sembako dari Julie Laiskodat, Warga: Kami Balas dengan Doa


BANTUAN BUNDA JULIE. Kader Partai NasDem Matim, Siprianus (kiri) mewakili Julie Sutrisno Laiskodat saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga Kelurahan Nanga Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Matim, Minggu (31/5). (FOTO: Fansi Runggat/TIMEX)

POLITIK

100 KK di Nanga Baras dapat Sembako dari Julie Laiskodat, Warga: Kami Balas dengan Doa


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 100 Kepala Keluarga (KK), warga Kelurahan Nanga Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), mendapat bantuan paket sembako dari anggota DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat. Warga mengaku bersyukur mendapat bantuan di tengah pandemi Covid-19 ini.

Terpantau, Minggu (31/5) bantuan dari sosok yang akrab disapa Bunda Julie itu diserahkan oleh kader Partai NasDem Kabupaten Matim, Siprianus Gurbadi Mui, bertempat di Kampung Baras, Kelurahan Nanga Baras. Mereka yang mendapat bantuan itu merupakan warga kategori kurang mampu dan terdampak Covid-19. Selain sembako, warga juga diberi stiker berisi sosialiasi pencegahan penyebaran Covid-19.

Warga tampak bergembira setelah mendapat perhatian dari Bunda Julie melalui bantuan yang disalurkan. Saat menerima bantuan, warga datang memakai masker, tidak berkerumun, dan di lokasi disediakan tempat cuci tangan.

“Terima kasih untuk Ibu Julie, atas kepedulian dengan kondisi kami disini di tengah wabah Covid-19. Jujur kebaikan dan perhatiannya, kami hanya bisa balas dengan doa. Semoga Ibu Julie selalu sehat dan diberkati Tuhan,” ungkap warga setempat yang diwakili Yosefina Leni dan Nefi Jelite, kepada TIMEXKUPANG.com usai menerima bantuan sembako, Minggu (31/5).

Menurut Yosefina dan Nefi, bantuan sembako yang ada sangat berarti dan membantu mereka dalam penuhi kebutuhan rumah tangga. Apalagi selama wabah Covid-19, mereka lebih banyak di rumah. Disamping itu juga, warga menyampaikan terima kasih kepada kader partai NasDem, Siprianus dan anggota DPRD NTT, Ferdy Mui.

“Selama wabah covid-19, kami disini belum pernah dapat bantuan paket sembako seperti ini. Kami juga tahu, bantuan ini sampai disini tentu karena komunikasi bagus dari bapa Siprianus dan Ferdy Mui dengan Ibu Julie. Kami tahu Ibu Julie itu punya hati yang tulus dan suka berbagi kasih, dengan memperhatian orang-orang susah,” katanya.

Staf kelurahan Nanga Baras, Antonius Bruson, yang hadir menyaksikan kegiatan penyaluran sembako juga menyampaikan terima kasih kepada Bunda Julie yang sudah peduli dengan warganya.

Menurut Antonius, bantuan yang disalurkan Bunda Julie benar-benar tepat sasaran. Selama ini belum ada bantuan seperti itu di wilayahnya.

“Mewakili pemerintah kelurahan, saya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian ibu Julie bagi warga di Nanga Baras. Saya juga minta bantuan, barangkali Ibu Julie bisa bantu warga disini dengan masker. Karena warga disini susah dapat masker,” ujar Antonius.

Sementara kader Partai NasDem, Siprianus kepada TIMEXKUPANG.com mengatakan, bantuan yang ada itu sebagai bentuk tanda kasih atau kepedulian Bunda Julie di tengah Covid-19, untuk warga masyarakat Matim, khususnya di Kelurahan Nanga Baras. Paket sembako yang ada itu terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, dan telur 30 butir.

“Ibu Julie tidak bisa hadir, karena situasi wabah covid-19. Sehingga saya yang dipercaya memwakili Ibu Julie. Bantuan ini berlangsung di seluruh kabupaten di NTT. Untuk Matim sekarang, titiknya di Nanga Baras dan jumlah penerimanya 100 KK. Mungkin nanti, ada juga di daerah pedalaman,” ungkap Siprianus.

Sementara anggota DPR RI, Ibu Julie, kepada TIMEXKUPANG.com dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, bantuan sosial berupa paket sembako itu, merupakan bagian dari kunjungan tahunan dan reses masa sidang III tahun sidang 2019-2020. Sebagai anggota Komisi IV DPR RI, sudah selayaknya membantu masyarakat terdampak Covid-19, yang ada di NTT, khususnya wilayah Flores, Lembata, dan Alor.

“Tentu selama bencana pandemi Covid-19, aktifitas masyarakat semakin menurun, dan berdampak pada produktifitas ekonomi. Kondisi ini yang medorong saya pada kegiatan kunjungan tahunan dan reses, memberi bantuan sosial berupa paket sembako. Saya tidak bisa hadir langsung, karena masih situasi Covid-19,” jelas Bunda Julie.

Bunda Julie menjelaskan, selain beras, minyak goreng, dan telur, ada juga bantuan paket ikan segar. Bantuan-bantuan ini, kata Bunda Julie, tidak hanya untuk penyelamatan jiwa, melainkan untuk penyelamatan ekonomi, yakni beras dibeli dari petani. Telur dibeli dari peternak, dan lkan segar yang dibeli dari nelayan setempat. Ini juga bertujuan menjaga stabilitas perputaran ekonomi yang ada di masyarakat.

“Paket-paket ini menyasar pada masyarakat yang paling terdampak. Baik itu buruh harian, petani, dan nelayan yang kesulitan secara ekonomi di Flores, Lembata dan Alor. Saya berharap agar bantuan sosial ini bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang menerimanya dan bisa sedikit membantu menggerakan ekonomi masyatakat dalam kondisi sulit saat ini,” ujar Bunda Ibu Julie yang adalah Istri Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat ini.

Bunda Julie juga mengingatkan warga untuk tetap mengikuti arahan pemerintah dalam mencegah penyebaran covid-19. Dimana jika kepentingannya tidak begitu mendesak, lebih aman tetap di rumah. Selalu mencuci tangan menggunakan sabun, selalu memakai masker jika berada di luar rumah. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top