6 Anggota Baru Polres Matim Reaktif Rapid Test, 1 ODP | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

6 Anggota Baru Polres Matim Reaktif Rapid Test, 1 ODP


DENGAR ARAHAN. Puluhan anggota baru Polres Matim sambil berbaris dengan menjaga jarak mendengar arahan Kapolres Marim, AKBP Nugroho Arie Siswanto, di halaman Aula Kantor Camat Borong, Selasa (2/6) petang. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

6 Anggota Baru Polres Matim Reaktif Rapid Test, 1 ODP


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 35 orang anggota baru Polres Manggarai Timur (Matim) telah tiba di Borong, Ibu Kota Kabupaten Matim, Selasa (2/6). Mereka diterima langsung Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto.

Hanya ada kabar kurang mengenakkan, pasalnya saat tiba di Pelabuhan Aimere, Kabupaten Ngada, terdapat enam anggota yang setelah diperiksa atau skrining dengan alat rapid test, hasilnya reaktif.

Sementara satu orang anggota, masuk ketegori orang dalam pemantauan (ODP), karena setelah diukur suhu tubuhnya melewati ambang batas, dan sedang sakit pilek. Atas hasil pemeriksaan ini, tujuh anggota baru Polres Matim ini langsung di karantina secara terpusat di gedung RSUD Borong. Sementara 27 anggota lainnya dikarantina selama 14 hari sesuai protokol kesehatan di aula Kantor Camat Borong. Sedangkan seorang polisi senior melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Tadi saat tiba di Pelabuhan Aimere, Kabupaten Ngada, mereka langsung dilakukan rapid test dan hasilnya enam orang reaktif. Satu orangnya masuk kategori ODP,” ujar Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto, saat acara penerimaan anggota baru di halaman aula Kantor Camat Borong, Selasa (2/6).

Menurut Nugroho, setelah dilakukan pemeriksaan awal, enam orang anggota yang reaktif dan satu ODP, dipisahkan dengan anggota lainnya. Mereka akan diisolasi selama 14 hari. Khusus yang isolasi di aula Kantor Camat Borong, mereka tetap melakukan aktifitas Kepolisian di tempat isolasi.

Kapolres menambahkan, bagi anggota yang menjalani karantina terpusat di shelter RSUD Borong, akan dilayani sesuai prosedur penanganan Covid-19 oleh petugas medis dari Pemkab Matim.

Kapolres Nugroho menegaskan bahwa mereka yang reaktif rapid test itu belum tentu karena virus korona atau Covid-19.

“Dalam apel penerimaan, saya sudah tegaskan ke seluruh anggota, khususnya mereka yang tujuh orang kita pisahkan dan karantina di gedung RSUD Borong, supaya jangan terbawa pikiran dan takut. Harus semangat. Karena belum tentu mereka postif Covid-19. Bisa saja reaktif rapid test itu karena batuk, pilek, atau ada virus lain,” tegas Nugroho.

Nugroho menjelaskan, ke-35 anggota baru Polres Matim ini menempuh perjalanan dari Kota Kupang ke Pelabuhan Bolok lalu menumpang kapal Feri ASDP menuju Pelabuhan Aimere, Kabupaten Ngada. Saat tiba di Aimere, mereka dijemput petugas dari Polres Matim dibantu Sat Pol PP Matim. Pemeriksaan kesehatan di Aimere dilakukan oleh petugas medis dari Dinas Kesehatan Matim.

Nugroho menegaskan, selama masa isolasi 14 hari, tetap ada kegiatan yang nanti dibimbing petugas dari Polres Matim. Seperti arahan, olah raga, dan kegiatan lainya. Untuk makan minum, tentu nanti akan disiapkan. Semua anggota, tidak boleh keluar dari lokasi atau tempat isolasi. Sehingga, kunci sepeda motor milik anggota dikumpul.

Nugroho juga meminta kepada anggota yang isolasi di aula Kantor Camat Borong, untuk jangan membuat pelanggaran selama masih isolasi. Harus patuh dan ikut perintah atau petunjuk dari senior yang ditugaskan membimbing dan mengawasi selama 14 hari masa isolasi.

“Saya tidak mau dengar adik-adik saat masih isolasi disini, melakukan pelanggaran. Saya minta ikuti aturan yang ada dan dengar perintah senior atau pimpinan yang ada atau ditugaskan disini nanti. Selama isolasi disini, tetap ada kegiatan di tempat isolasi. Tidak boleh satu orang pun yang keluar dari lokasi isolasi dan tidak berkeliaran,” tandas Nugroho.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Matim, dr. Surip Tintin, kepada TIMEXKUPANG.com, Selasa (2/6) mengatakan, ketujuh anggota polisi baru itu, rencananya akan dilakukan pemeriksaan swab hari ini (3/6).
Menurut dr. Tintin, dengan penambahan tujuh anggota polisi, maka total sebanyak 10 orang yang saat ini di karantina di RSUD Borong.

“Besok (Rabu, 3/6, Red) kita lakukan pengambilan swab bagi tujuh orang anggota polisi. Ada tiga orang juga yang kita karantina di shelter RSUD Borong, dan sudah diambil swab. Masih tunggu hasil pemeriksaanya di Kupang. Kita doakan bersama, semoga nanti semua hasil swab negatif,” harap dr. Tintin.

Terpantau, acara penerimaan 35 anggota baru ini dihadiri sejumlah pejabat di Polres Matim, Kasat Pol PP Matim Yohanes Syukur, dan Camat Borong, Maria A. Yarini Gagu. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top