Jaksa Periksa 3 Pimpinan Banggar DPRD TTU, Terkait Hal Ini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Jaksa Periksa 3 Pimpinan Banggar DPRD TTU, Terkait Hal Ini


BERI KETERANGAN: Ketua Banggar DPRD TTU periode 2014-2019, Hendrikus Frengkianus Saunoah (Batik Merah) didampingi Ketua DPRD TTU Periode 2019-2024, Hendrikus Frederik Bana saat memberi keterangan kepada wartawan di depan Kantor Kejari TTU, Rabu (3/6). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Jaksa Periksa 3 Pimpinan Banggar DPRD TTU, Terkait Hal Ini


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Tiga Pimpinan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) periode 2014-2019 mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Rabu (3/6). Ketiga wakil rakyat periode 2014-2019 yang dimintai keterangan oleh penyidik Kejari TTU, yakni Frengky Saunoah, Yoseph Nube, dan Amandus Nahas.

Mereka hadir di Kejari TTU untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan penyimpangan pengangkatan Pegawai Tidak Tetap (PTT) pada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) TTU tahun 2018 dan 2019.

Berdasarkan pantauan langsung Timor Express, Rabu (3/6) di Kantor Kejari TTU, tiga pimpinan Banggar DPRD TTU itu mendatangi kantor Kejari TTTS bersamaan. Mereka bertiga diantar langsung Ketua DPRD TTU periode 2019-2024, Hendrikus Frederik Bana.

Ketua DPRD TTU Hendrikus Frederik Bana kepada sejumlah awak media mengaku bahwa, kehadiran ketiga pimpinan Banggar DPRD TTU periode sebelum itu karena beberapa waktu lalu dirinya mendapatkan surat undangan dari Kejari TTU.

Dijelaskannya, perihal surat tersebut yakni meminta keterangan kepada tiga pimpinan Banggar terkait dugaan penyimpangan pengangkatan PTT pada Dinas PKO TTU tahun anggaran 2018/2019.

“Setelah surat ini datang di DPRD maka secara administrasi, saya sebagai Ketua DPRD harus dapat menindaklanjuti. Maka hari ini saya menghadirkan tiga orang pimpinan Banggar,” jelas Hendrikus.

BACA JUGA: Anggota Banggar DPRD TTU Wolk Out, Sidang Ditunda

Hendrikus mengatakan, dirinya baru dilantik menjadi Ketua DPRD TTU pada 10 Oktober 2019. Sedangkan pembahasan mengenai program dan kegiatan terkait pengangkatan PTT dilaksanakan tahun 2018 dan 2019.

“Dan itu domainnya ada pada mereka. Sehingga informasi lebih detail, supaya sajian data tidak terjadi penyesatan, maka sebaiknya ditanyakan langsung kepada beliau (Frengky Saunoah, Red) sebagai mantan pimpinan Banggar 2014-2019,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Banggar DPRD TTU periode 2014-2019, Hendrikus Frengkianus Saunoah kepada Timor Express, Sabtu (3/6) menuturkan, ia bersama dua rekannya hadir memenuhi panggilan Kejari TTU untuk menjelaskan terkait kasus kasus dugaan penyimpangan pengangkatan lebih kurang 1.187 PTT di Dinas PKO tahun 2018 dan 2019.

Untuk itu, kata Frengky Saunoah, sebagai warga negara yang baik ketiga pimpinan Banggar DPRD TTU periode sebelumnya itu memenuhi permintaan Kejari TTU. “Kita siap untuk memberikan informasi sejelas-jelasnya sesuai dengan permintaan dari kejaksaan. Apapun keterangan yang dibutuhkan kejaksaan berkaitan dengan dugaan penyimpangan pengangkatan PTT Guru di Dinas PKO tahun anggaran 2018-2019, kami siap untuk menjelaskan,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Kejari TTU, Bambang Sunardi ketika dikonfirmasi Timor Express, Rabu (3/6) membenarkan pemanggilan tiga Pimpinan Banggar DPRD TTU periode 2014-2019 untuk dimintai keterangan.

“Benar, Kita ada panggil tiga pimpinan Banggar DPRD TTU Periode 2014-2019 terkait kasus dugaan penyimpangan pengangkatan Pegawai Tidak Tetap (PTT) pada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten TTU tahun 2018 dan 2019,” jelasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top