Kisah Haru Keluarga Pasien Covid-19 Sumba Timur Ketika Didatangi Relawan Sabana Sumba | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kisah Haru Keluarga Pasien Covid-19 Sumba Timur Ketika Didatangi Relawan Sabana Sumba


PEDULI. Tim Relawan Covid-19 Sabana Sumba saat menyerahkan sejumlah paket sembako kepada keluarga pasien korona di Kawangu, Sumba Timur, Jumat (5/6). (FOTO: SEPRITUS/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kisah Haru Keluarga Pasien Covid-19 Sumba Timur Ketika Didatangi Relawan Sabana Sumba


WAINGAPU, TIMEXKUPANG.com-“Sampai sayur yang saya jual juga tidak ada yang mau beli, dan saya bawa pulang saja untuk makan sendiri hari-hari. Saya rasa sedih sekali padahal bukan maunya kita ini kena itu penyakit ke saya punya anak. Pernah sampai ada yang lari sembunyi karena takut bertemu saya. Sampai sekarang kami belum dapat kabar selanjutnya tentang kabar swab anak kami.”

Inilah ungkapan ibunda dari pasien 08 positif Covid-19 di Sumba Timur kepada Tim Relawan Covid-19 Sabana Sumba saat menyerahkan bantuan sembako untuk keluarga pasien ini di RT Marada, Kelurahan Kawangu, Sumba Timur, Jumat (5/6).

Sebagaimana diketahui, relawan Sabana Sumba melakukan aksi gotong-royong dengan mengumpulkan donasi, baik berupa barang maupun uang tunai untuk membantu keluarga terdampak Covid-19. Penyaluran bantuan ini dimulai dari keluarga pasien kasus positif 08 di RT Marada, Kelurahan Kawangu.

“Kami mulai menggalang bantuan kurang lebih satu minggu ini dan sudah terkumpul sejumlah uang, beras dan mie instan yang di sumbangkan oleh orang-orang baik dan peduli. Semua sumbangan itu diperuntukkan bagi keluarga pasien positif Covid-19 dan masyarakat lain yang terdampak,” ungkap relawan Sabana Sumba, Rambu Amy di Waingapu, Jumat (5/6). Rambu Amy didampingi William Maranda mewakili tim relawan menyerahkan langsung bantuan bagi keluarga pasien kemarin petang.

Rambu mengatakan, aksi ini merupakan rasa peduli terhadap sesama, ditambah realita bahwa keluarga pasien Covid-19 sering dijauhi warga sehingga keluarga pasien ini sering kesulitan unntuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Hal ini dirasakan betul keluarga pasien Covid-19 di Kelurahan Kawangu, dimana saat anak mereka dinyatakan positif korona oleh pihak RSUD Umbu Rara Meha, keluarga ini merasa ada intimidasi dari orang-orang sekitar mereka. Mereka dijauhi dan melarang mereka keluar rumah, hanya keluarga yang benar-benar dekat yang datang berkunjung dan memberikan penguatan,” ungkap Rambu.

Karena itu, lanjut Rambu Amy, mereka melakukan aksi sosial itu dengan memberikan bantuan sembako guna meringankan beban keluarga terdampak dan sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih karena mereka sudah kuat menerima kondisi itu.

Rambu mengaku, selain menyerahkan bantuan, pihaknya juga mengimbau agar tetap menjalankan pola hidup sehat, rajin cuci tangan, pakai masker, makan makanan bergizi dan selalu menjaga kebersihan. “Kalau rasa badan kurang enak karena sakit harus segera ke Puskesmas terdekat,” kata Rambu.

Ayah dari pasien positif 08 di Sumba Timur kepada Rabu Amy mengaku, disatu sisi ia dan keluarga harus tetap berada dalam rumah guna mencegah penyebaran virus mematikan ini. Namun disisi lain, ia memiliki hewan peliharaan yang juga harus diurus.

“Saya tidak mau keluar bagaimana Rambu? Kasihan sudah saya punya hewan yang saya ikat bisa mati kelaparan karena tidak bisa carikan mereka rumput dan daun,” cerita ayah pasien positif 08 Covid 19 Sumba Timur sebagaimana dikutip Rambu. (mg31)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top