Buka Handphone John Kei, Polisi Temukan Rencana Pembunuhan Nus Kei | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Buka Handphone John Kei, Polisi Temukan Rencana Pembunuhan Nus Kei


TERANCAM HUKUMAN MATI. Polisi membawa salah satu tersangka kejahatan, John Kei saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6). Akibat perbuatannya, John Kei terancam hukuman mati. (FOTO: Dery Ridwansah/JawaPos.com)

PERISTIWA/CRIME

Buka Handphone John Kei, Polisi Temukan Rencana Pembunuhan Nus Kei


Kapolri: Negara Tidak Boleh Kalah dengan Preman

JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Penyerangan yang dilakukan oleh John Kei dan anak buahnya kepada kelompok Nus Kei diduga telah direncanakan secara matang. John Kei diduga telah memberikan intruksi kepada anak buahnya agar melakukan pembunuhan kepada Nus Kei dan anak buahnya EDR.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, rencana pembunuhan ini diketahui usai penyidik membuka isi telepon genggam milik John Kei. Di dalamnya ditemukan permufakatan jahat untuk melakukan pembunuhan.

“Ada perintah dari John Kei kepada anggotanya. Indikator permufakatan jahatnya ada rencana pembunuhan terhadap NK (Nus Kei) dan EDR,” kata Nana saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/6) kemarin.

Dalam permufakatan jahat tersebut, John Kei juga telah membagi tugas kepada masing-masing anggotanya. Ada yang berperan sebagai eksekutor, adapula yang melakukan pengamanan saat beraksi. “Sampai saat ini para pelaku 30 orang masih dalam pemeriksaan pendalaman peran masing-masing pelaku,” jelas Nana.

Akibat perbuatannya, John Kei dijerat pasal berlapis. di antaranya Pasal 88 KUHP tentang permufakatan jahat, Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, Pasal 170 KUHP tentang pengerusakaan, dan Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951. Dia terancam hukuman maksimal pidana mati.

Sebelumnya, keributan terjadi di Green Lake City, Kota Tangerang , Banten pada Minggu (21/6). Dalam peristiwa ini, terdengar pula suara tembakan. Sekuriti setempat bahkan sempat menutup gerbang perumahan namun, dirusak dengan ditabrak mobil oleh para pelaku.

Pada hari yang sama, tersebar kabar aksi penganiayaan menimpa seorang warga berinisial YC, 45 di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Korban dicegat oleh sekelompok orang saat sedang berkendara. Dia pun langsung dihujani senjata tajam hingga dinyatakan tewas usai dilarikan ke rumah sakit.

BACA JUGA: Ternyata Ini Motif Kelompok John Kei Membunuh Yustus Kei

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kedua periatiwa tersebut diduga dilakukan oleh kelompok yang sama. Usai dilakukan pengejaran, polisi berhasil mengamankan 25 orang pada malam harinya. Salah satu yang diamankan diduga adalah John Refra alias John Kei (JK). Seluruhnya diamankan di markas kelompok John Kei di Jalan Titian Indah Utana X, Bekasi, Jawa Barat.

Negara Tak Boleh Kalah

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menyambut positif ditangkapnya John Kei bersama para anak buahnya. Tindakan onar mereka yang dilakukan di dua lokasi harus ditindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku.

Menurut Idham, Polri tidak akan memberikan ruang kepada kelompok preman yang membuat resah dan takut masyarakat. “Kuncinya adalah negara tidak boleh kalah dengan preman,” kata Idham saat kepada wartawan, Selasa (23/6).

Idham menyampaikan, negara harus hadir dan tidak boleh kalah dengan aksi-aksi kriminalisme. Tindakan penganiayaan, perusakan atau pun penjarahan harus diberantas, agar masyarakat tidak resah.

Mantan Kabareskrim Polri itu meminta agar proses hukum pelaku diselesaikan hingga tuntas. “Kita proses dan kita kawal hingga ke persidangan nanti,” tambah Idham. (jpc/jpg)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top