Investor Cemaskan Pemulihan Ekonomi, Emas Antam Tembus Rp 907 Ribu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Investor Cemaskan Pemulihan Ekonomi, Emas Antam Tembus Rp 907 Ribu


ILUSTRASI: Emas batangan Antam. (FOTO: Dery Ridwansah/JawaPos.com)

BISNIS

Investor Cemaskan Pemulihan Ekonomi, Emas Antam Tembus Rp 907 Ribu


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Harga emas dunia makin bersinar sejak beberapa hari ini karena kecemasan terhadap peningkatan angka kasus penularan Covid-19 di seluruh dunia. Harapan pemulihan ekonomi menjadi terpukul sehingga mendorong investor berburu aset investasi berisiko rendah.

Mengutip laman Reuters, Kamis (25/6) harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi USD 1.764,20 per ounce pada pukul 07.59 WIB. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat melemah 0,1 persen menjadi USD 1.773,60 per ounce.

Sebagai informasi, tiga negara bagian Amerika Serikat melaporkan peningkatan rekor dalam kasus baru, yaitu Florida, Oklahoma, dan South Carolina. Lebih dari 9,3 juta orang dilaporkan terinfeksi virus korona secara global.

Gubernur New York, New Jersey, dan Connecticut memerintahkan para pelancong dari sembilan negara bagian AS lainnya untuk dikarantina selama 14 hari pada saat kedatangan.

Selain itu, Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas perkiraan output global 2020 lebih lanjut. IMF melihat kerusakan yang lebih dalam dan luas dari pandemi virus korona ketimbang perkiraan sebelumnya.

Bank sentral di seluruh dunia mengadopsi langkah-langkah stimulus agresif dan mempertahankan suku bunga tetap rendah selama krisis tersebut. Adapun logam mulia lainnya, seperti palladium melonjak 0,9 persen menjadi USD 1.880,25 per ounce, platinum naik 0,2 persen menjadi USD 801,43 per ounce, dan perak menguat 0,2 persen menjadi USD 17,56 per ounce.

Mengutip laman resminya, emas batangan milik Antam hari ini turun Rp 7.000 dan dijual di harga Rp 907 ribu per gram. Sedangkan buyback atau pembelian kembali emas Antam juga turun Rp 9.000 ke level Rp 800 ribu per gram. (jpc/jpg)

Komentar

Berita lainnya BISNIS

Populer

To Top