Kadis Nakertrans TTU Perintah Kabid Cek Kerusakan Asrama BLK | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kadis Nakertrans TTU Perintah Kabid Cek Kerusakan Asrama BLK


RETAK. Tampak bangunan gedung asrama BLK Kefamenanu yang sudah retak, dan rusak di beberapa bagian. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kadis Nakertrans TTU Perintah Kabid Cek Kerusakan Asrama BLK


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Simon Soge belum mengetahui adanya kerusakan bangunan gedung asrama Balai Latihan Kerja (BLK) Kefamenanu yang dikerjakan CV Super Star tahun 2018 lalu.

Kerusakan proyek gedung dua lantai senilai Rp 2.194.000.000 dengan Dana Alokasi Umum (DAU) Nakertrans TTU itu saat wartawan hendak melakukan konfirmasi terkait kerusakan bangunan gedung yang sementara dijadikan sebagai tempat karantina bagi para pelaku perjalanan.

Meski demikian, kata Simon, pihaknya akan memerintahkan Kepala Bidang (Kabid) yang mengurus bangunan gedung BLK untuk melihat langsung kondisi kerusakan di lapangan.

“Saya tidak tahu kalau ada bangunan yang rusak. Nanti saya perintahkan Kabid untuk cek di lokasi dan kondisinya seperti apa baru saya hubungi kembali,” kata Simon.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Nanang Wismadi ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya menolak untuk memberikan pernyataan terkait kerusaakan dari bangunan gedung asrama BLK TTU yang sudah rusak itu.

BACA JUGA: Belum Digunakan Sudah Rusak, Dewan Pertanyakan Mutu Proyek Gedung Asrama BLK Kefamenanu

Terpisah, Direktur CV Super Star, Sintia yang dikonfirmasi Timor Express melalui pesan WhatsApp, Kamis (25/6) menyampaikan terima kasih kepada wartawan yang telah menyampaikan informasi terkait kerusaakan dari bangunan gedung asrama BLK Kefamenanu itu.

Dikatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan secara langsung di lapangan terkait kondisi kerusakan dari bangunan tersebut baru akan memberikan komentar lebih detail kepada wartawan. “Terima Kasih, Baik nanti kami akan cek baru kami berikan informasi,” katanya singkat.

Sebelumnya, Sekertaris Komisi III (Tiga) DPRD TTU, Fabianus One Alisiono kepada Timor Express, Rabu (24/6) meminta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terhadap proyek pembangunan gedung asrama BLK Kefamenanu yang dikerjakan CV. Super Star tahun 2018 menggunakan anggaran senilai Rp 2.194.000.000 yang bersumber dari DAU Dinas Nakertrans TTU.

Pasalnya, Bangunan Gedung dua lantai yang baru rampung dikerjakan akhir 2018 lalu tersebut hingga kini mengalami kerusakan yang cukup parah. Padahal, bangunan itu belum digunakan oleh dinas yang bersangkutan.

Diduga kuat kerusakan tersebut karena kualitas pekerjaan yang tidak sesuai dengan spek sehingga belum dimanfaatkan sudah rusak kembali. “Kalau bisa jaksa ungkap kerugian negara yang timbul akibat pekerjaan ini. Dugaan kuat kerugian negara mencapai ratusan juta bahkan miliyaran rupiah,” pinta legislator Partai Gerindra itu. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top