Polda NTT Baksos Kesehatan di Wilayah Terpencil Desa Oh’aem | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Polda NTT Baksos Kesehatan di Wilayah Terpencil Desa Oh’aem


TINJAU. Waka Polda NTT, Brigjen Pol. Johni Asadoma (kiri) saat meninjau baksos kesehatan bagi masyarakat wilayah terpencil di Desa Oh'aem I, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, Jumat (27/6). (FOTO: Istimewa)

KABAR FLOBAMORATA

Polda NTT Baksos Kesehatan di Wilayah Terpencil Desa Oh’aem


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menggelar bakti sosial (Baksos) kesehatan bagi masyarakat daerah terpencil di Desa Oh’aem I, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, Jumat (27/6) petang.

Baksos yang digelar berupa pelayanan kesehatan gratis, pembagian sembako dan masker gratis serta hand sanitizer.

Waka Polda NTT, Brigjen Pol. Drs Johni Asadoma, MHum meninjau langsung pelaksanaan baksos ini di halaman kantor Desa Oh’aem I.

Bakti kesehatan ini digelar hingga tengah malam dibantu penerangan listrik generator karena belum adanya aliran listrik di desa tersebut.

Ratusan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan umum, pelayanan kesehatan gigi dan sosialisasi kesehatan oleh tim medis dari Bidang Kedokteran Kesehatan (Bid Dokkes) Polda NTT dan Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Drs. Titus Uly Kupang.

Kegiatan ini tetap mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19. Seluruh warga wajib memakai masker dan disediakan beberapa tempat cuci tangan. Jarak duduk pun diatur sehingga warga tidak saling berdekatan.

Kepada masyarakat di wilayah tersebut, Waka Polda Johni Asadoma menyumbangkan ratusan paket sembako terdiri dari beras, mie instan, gula pasir, minyak goreng, dan telur ayam.

Sementara kepada Kepala Desa Oh’aem I, Mesakh Abednego Tanaus, Waka Polda NTT menyerahkan ribuan masker untuk dibagikan kepada masyarakat serta hand sanitizer.

Johni Asadoma, mengatakan kegiatan Baksos dalam rangka Hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020 sebagai wujud kepedulian Polda NTT dalam membantu meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Di tengah situasi virus korona ini, Polda NTT dan Polres jajaran tidak bisa tinggal diam, atau diam di kantor saja. Kami keluar untuk melihat masyarakat yang selama tiga bulan ini tidak bisa beraktivitas, tidak bisa bekerja dengan bebas karena virus korona, yang mana tentu saja tidak banyak hasil yang didapat,” ujar Johni Asadoma.

Oleh karena itu, lanjut Johni, Polda NTT ingin membantu meringankan beban masyarakat terutama di wilayah yang belum terjamah dengan memberikan pengobatan gratis dan sumbangan sembako, masker dan sebagainya.

Jenderal polisi bintang satu ini berharap, dengan Baksos ini Polri bisa lebih dekat dengan masyarakat, bisa memberikan sedikit keringanan beban masyarakat yang terdampak Covid-19, dan membantu memberdayakan ekonomi masyarakat.

Wakapolda NTT juga memberikan imbauan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan penaganan Covid-19.

“Virus korona masih menjadi ancaman untuk kita semua jadi kita tidak boleh menganggap remeh virus ini. Saya mengimbau agar kita semua rajin cuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan menghindari keramaian serta menerapkan pola hidup sehat. Hindari pesta-pesta,” tandas Johni Asadoma.

Kepala Desa Oh’aem I, Mesakh Abednego Tanaus terharu dengan baksos ini karena baru pertama kali mereka mendapatkan layanan kesehatan dan bantuan sembako.

“Kami berterima kasih karena baru kali ini ada bantuan seperti ini dan ini sangat membantu kami apalagi Puskesmas jauh dari kampung kami,” ujarnya.

Jalan menuju Desa Oh’aem sangat jauh dengan medan yang terjal karena jalanan belum beraspal. Untuk mencapai lokasi tersebut dibutuhkan waktu 5 jam perjalanan dan harus menggunakan kendaraan besar.
Selain kondisi jalan yang parah, beberapa kayu jembatan pun sudah lapuk sehingga pengendara harus berhati-hati. Masyarakat pun belum menikmati akses listrik apalagi internet. Curah hujan yang tidak menentu juga membuat hasil panen masyarakat berkurang drastis. (ilo/aln)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top