4 Bulan Tangani Pasien Covid-19, 987 Petugas Medis di Sikka Jalani Rapid Test | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

4 Bulan Tangani Pasien Covid-19, 987 Petugas Medis di Sikka Jalani Rapid Test


Para petugas medis di Kabupaten Sikka yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di wilayah itu dalam empat bulan terakhir. (FOTO: Karel Pandu/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

4 Bulan Tangani Pasien Covid-19, 987 Petugas Medis di Sikka Jalani Rapid Test


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 987 petugas medis yang terlibat dalam penanganan Covid-19 menjalani pemeriksaan dengan alat Rapid Test di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. TC Hillers Maumere, Rabu (1/7). Rapid test itu dilakukan lantaran selama kurang lebih empat bulan para petugas medis menangani pasien Covid-19 di Kabupaten Sikka.

“Sebanyak 987 para medis akan menjalani rapid test di RSUD TC Hillesr Maumere. Rapid test ini dilakukan karena selama lebih kurang empat bulan mereka menangani pasien Covid-19,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sikka, Petrus Herlimus, kepada awak media di Maumere, Selasa (30/6).

Petrus menyebutkan, pelaksanaan rapid test terhadap 987 petugas medis itu berlangsung selama tiga hari, dimulai Rabu (1/7) hingga Jumat (3/7).

Petrus berharap dalam rapid test tersebut tidak ada yang dinyatakan reaktif. Petrus mencontohkan di wilayah lain di Idonesia banyak petugas medis dan dokter yang menjadi korban virus korona. Oleh karena itu, guna memastikan kondisi kesehatan para petugas medis di Sikka yang terjun langsung dalam penanganan covid-19, perlu dilakukan rapid test.

Rapid tes terhadap para medis, kata Petrus, bukan karena takut, tetapi untuk memastikan apakah para medis yang menjalankan tugas selama kurang lebih empat bulan itu, terpapar atau tidak. Jika terpapar maka akan segera dilakukan pengambilan swab dan pengobatan secara intensif.

“Satu harapan besar kita, semua petugas medis dan dokter tidak terpapar virus korona. Apalagi kabupaten Sikka tidak terjadi transmisi lokal dan kematian. Namun demikian kewaspadaan tetap harus dilakukan, dengan tetap mengikuti protokoler kesehatan, yakni menggunakan masker, mecuci tangan, dan tetap menjaga jarak,” jelas Petrus.

Mengikuti protokoler kesehatan, lanjut Petrus, adalah bentuk pencegahan yang paling murah meriah, dan warga akan terhindar dari virus yang mematikan itu. Jika warga bandel tidak mengunakan masker, mencuci tangan dan mejaga jarak, maka dipastikan akan mudah terpapar virus korona.

“Walaupun belum ada kematian dan tidak terjadi transmisi lokal, kita harus tetap mengikuti protokoler kesehatan Covid-19, dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” pesan Petrus. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top