Matim Belum Ada Pelayanan SIM, Ini Penjelasan Kapolres Nugroho | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Matim Belum Ada Pelayanan SIM, Ini Penjelasan Kapolres Nugroho


Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Matim Belum Ada Pelayanan SIM, Ini Penjelasan Kapolres Nugroho


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Usia Polres Manggarai Timur (Matim), belum satu tahun. Kantor pun masih kontrak bangunan hotel Mario Borong. Masyarakat yang ingin mengurus SIM, belum bisa dilayani. Salah satu alasan, karena peralatan.

“Kita di Polres Matim, belum bisa layani pengurusan SIM. Alatnya belum ada. Seperti alat uji, alat rekam dan cetak SIM, computer, dan peralatan lainya,” jelas Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto, kepada TIMEXKUPANG.com di Polres Matim, Rabu (1/7).

Menurutnya, bagi masyarakat yang hendak mengurus SIM, maka diarahkan untuk mengurusnya di Polres induk, yakni Polres Manggarai di Ruteng, Kabupaten Manggarai. Pihaknya pun telah mengusulkan ke Mabes Polri di Jakarta, melalui Polda NTT untuk bisa mengadakan peralatan pengurusan SIM.

Kaplres berharap tahun depan, masyarakat sudah bisa mendapat layanan pembuatan SIM langsung di Polres Matim.

“Selama ini kita tidak ada urus SIM disini. Kalau ada masyarakat yang mau urus SIM, kami arahkan untuk langsung di Polres Manggarai di Ruteng. Kita berdoa dan berharap, muda-mudahan tahun depan, kita sudah punya alat. Kalau sudah ada peralatan, maka baru bisa urus disini,” ungkap Nugroho.

Jika ada orang yang menyampaikan informasi, terkait SIM itu urus di Polres Matim, tentu tidak benar alias hoax. Bila dari pusat mengalokasi peralatan urusan SIM, maka tentu ada syarat yang harus dipenuhi oleh pihak Polres Matim, yakni gedung khusus, listrik, dan  jaringan internet.

“Selama pandemi Covid-19, kita di Polres Matim, tidak ada giat operasi tilang di lapangan. Semua anggota konsentrasi kerja bersama Pemda Matim untuk pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19. Kalau ada polisi yang berdiri di jalan, itu bukan tilang. Tapi melakukan edukasi pencegahan Covid-19,” jelas Nugroho.

Terkait kantor Polres, menurut Nugroho, rencananya dibangun tahun 2021 mendatang. Lahannya sudah ada dengan luas 4,8 hektar. Diatas lahan itu nantinya, akan dibangun satu paket, yakni kantor, barak dalmas, rumah dinas. Besarnya anggaran untuk paket pembangun kantor Polres Matim, belum diketahui.

“Pastinya, tahun depan kantor itu tetap dibangun. Hanya saya belum bisa pastikan berapa besar anggaranya. Nanti untuk kantornya, konsepnya dibangun satu lantai. Lahan sudah ada lahan sekira 4,8 hektar,” pungkas Nugroho. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top