4 Nelayan TTU Hilang di Perairan Pantai Utara, Diduga Terbawa Arus | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

4 Nelayan TTU Hilang di Perairan Pantai Utara, Diduga Terbawa Arus


BELUM KETEMU. Aparat Polisi dari Pospol Mena, BPBD TTU dan masyarakat setempat saat melakukan pencarian terhadap keempat nelayan yang hilang di perairan Oepuah, Pantai Utara, Desa Oepuah Utara, Kecamatan Biboki Moenleu, Minggu (5/7). (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

4 Nelayan TTU Hilang di Perairan Pantai Utara, Diduga Terbawa Arus


Aparat Kepolisian, BPBD TTU dan Masyarakat Masih Melakukan Pencarian

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak empat nelayan asal Desa Oepuah Utara, Kecamatan Biboki Moenleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dinyatakan hilang di Perairan Oepuah, Pantai Utara sejak Sabtu (4/7) pagi. Diduga kuat empat nelayan ini terbawa arus saat melaut.

Keempat nelayan itu yakni, Yohanes Nabu, 40, Jefri Naiheli, 30, Yani Naiheli, 25, dan Primus Taunais, 30. Keempat nelayan tersebut merupakan warga Kolam Tua, RT 005/RW 002, Dusun Nino, Desa Oepuah Utara, Kecamatan Biboki Moenleu.

Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas kepada Timor Express, Minggu (5/7) membenarkan adanya peristiwa hilangnya empat nelayan di perairan Pantai Utara TTU.

Menurut Nelson, keempat nelayan itu menghilang saat melakukan penangkapan ikan menggunakan ketinting.

“Diduga kuat keempat nelayan tersebut terbawa arus saat menangkap ikan,” ungkap Nelson.

Nelson menambahkan, pihaknya telah memerintahkan anggota kepolisian di Pospol Mena untuk melakukan pencarian terhadap korban bersama masyarakat. Dari hasil pencarian sejak Minggu (5/7) pagi sampai berita ini dipublish belum menemukan jejak dari keempat nelayan tersebut.

Nelson mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTU guna membantu pihak kepolisian melakukan pencarian terhadap keempat nelayan itu.

“Sudah ada pencarian dari anggota Kepolisian bersama masyarakat namun belum menemukan jejak dari keempat nelayan itu,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Kabupaten TTU, Yosefina Lake ketika dikonfirmasi Timor Express, Minggu (5/7) mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Kupang untuk mengutus tim SAR ke Kabupaten TTU guna melakukan pencarian terhadap keempat nelayan yang hilang di perairan Oepuah, Pantai Utara.

Yosefina mengatakan, Tim SAR sebenarnya telah bertolak dari Kupang menuju TTU sekira pukul 13.00 Wita. Namun, dalam perjalanan tim mendapatkan informasi adanya kapal nelayan yang tenggelam di selat Pukuafu sehingga tim kembali ke Kupang untuk melakukan pencarian terhadap para nelayan yang tenggelam di Pukuafu.

“Kita sudah koordinasi dengan Tim Basarnas dari Kupang dan sudah bertolak dari Kupang ke TTU namun dalam perjalanan ada informasi terkait kapal Nelayan yang tenggelam di Selat Pukuafu sehingga mereka kembali untuk melakukan pencarian di sana (Selat Pukuafu, Red) setelah itu baru datang ke TTU,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top