Anggota Kodim 1618/TTU Cek Patok Batas Negara RI-RDTL | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Anggota Kodim 1618/TTU Cek Patok Batas Negara RI-RDTL


CEK PATOK BATAS. Anggota Kodim 1618/TTU bersama Pemerintah setempat saat melakukan pengecekan patok batas negara di Desa Nilulat, Sabtu (4/7). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Anggota Kodim 1618/TTU Cek Patok Batas Negara RI-RDTL


Pastikan Titik Patok Batas yang Masih dalam Sengketa tidak Bergeser

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Anggota Kodim 1618/TTU kembali melaksanakan pengecekan permasalahan patok batas 63 di wilayah perbatasan antara RI-RDTL di Desa Nilulat, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten TTU, Sabtu (4/7).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh dua anggota Kodim 1618/TTU yakni Danramil 1628-01/Miotim Mayor Inf. Ahmad Hartono dan Babinsa Sertu Lambert Dc bersama dengan pemerintah serta anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132/BS. Patroli tersebut digelar untuk memastikan patok batas negara RI-RDTL dalam kondisi aman dan tidak bergeser.

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Camat Bikini Nilulat Marsel Sara, Kepala BPPD Kabupaten TTU, Erni Ukat, Pasintel Yonif 132/BS Kapten Inf. Sultan Syahril, Dantim Noelbesi Serma Joko Witoyo, Dan Pos Nilulat Sertu Priwanda Ginting, Kades Nilulat Primus Nyoman Jena, Tokoh Adat Benediktus Fallo dan sejumlah orang lainnya.

Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi kepada Timor Express, Sabtu (4/7) mengatakan, sesuai dengan tugas pokok dari Satgas Tugas Pengamanan Perbatasan yakni menjaga dan mengecek patok-patok batas negara.

Selain melakukan pengecekan, jelas Dandim Roni, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat perbatasan untuk tidak melaksanakan aktifitas di wilayah sengketa baik unresolved dan unsurveyed.

“Sesuai dengan tugas pokok dari Satgas Pamtas, tujuan kita lakukan pengecekan ini yaitu untuk menjaga dan mengecek patok batas negara antara Indonesia dan Timor Leste,” ujarnya.

Roni menambahkann, patok batas RI-RDTL yang sering terjadi konflik itu harus dijaga dan dipastikan keberadaannya demi tegaknya keutuhan dan kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Roni berharap, adanya dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Daerah bersama masyarakat dalam menjaga patok batas negara RI-RDTL di wilayah TTU, terutama patok batas yang masih dalam sengketa.

Camat Bikomi Nilulat, Marsel Sara mengatakan, pihaknya bersama masyarakat di wilayah perbatasan RI-RDTL senantiasa bekerjasama dalam menjaga keutuhan Bangsa Indonesia dengan menjaga dan memelihara keberadaan patok batas.

Menurut Marsel, masyarakat yang mendiami kedua negara ini masih memiliki kesamaan suku, budaya bahkan bahasa sehingga dipastikan tidak akan ada konflik yang terjadi di wilayah perbatasan antara RI-RDTL. “Masyarakat Kabupaten TTU dan Masyarakat RDTL masih satu nenek moyang sehingga tidak mungkin ada konflik,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top