Melaut di Perairan Alor, Mesin Perahu Mati, Suhardin Pasrah Terbawa Arus ke Timor Leste, Dideportasi via PLBN Wini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Melaut di Perairan Alor, Mesin Perahu Mati, Suhardin Pasrah Terbawa Arus ke Timor Leste, Dideportasi via PLBN Wini


DEPORTASI. KBRI Dili di Distric Oecusse, bersama pihak Imigrasi, PNTL, UPF saat mendeportasi nelayan asal Belu via PLBN Wini, Minggu (5/7) sore. (FOTO: KBRI DILI FOR TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Melaut di Perairan Alor, Mesin Perahu Mati, Suhardin Pasrah Terbawa Arus ke Timor Leste, Dideportasi via PLBN Wini


Mesin Motor Perahu Mati Saat Melaut di Perairan Alor

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dili di Distric Oecusse, Timor Leste membantu memulangkan atau proses deportasi seorang nelayan asal Atapupu, Kacamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Minggu (5/7) sore.

Nelayan yang diketahui bernama Suhardin, warga Desa Jenalu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu tersebut ditemukan warga Distric Oecusse, Timor Leste di Perairan Pantai Makassar, Minggu (5/7) pagi.

Sesuai penjelasan KBRI Dili di Distric Oecusse, yang diperoleh Timor Express, Senin (6/7) menyebutkan, nelayan asal Belu itu terdampar di perairan Pantai Makassar, Distric Oecusse setelah sebelumnya melaut di perairan Alor untuk mencari ikan. Tanpa disadari mesin motor dari perahu yang ditumpangi Suhardin itu rusak. Mesin cadangan yang digunakan pun akhirnya kehabisan bahan bakar minyak (BBM) sehingga tidak mampu mengendalikan perahu yang ditumpangi dan pasrah saja mengikuti kemana arus membawanya.

Pejabat Kantor Penghubung KBRI Dili di Distrik Oecusse, Timor-Leste Marya Onny Silaban kepada Timor Express, Senin (6/7) mengatakan, KBRI bersama Imigrasi dari Pos Sacato Oecusse telah memulangkan atau mendeportasi nelayan asal Belu, Indonesia melalui PLBN Wini.

Suhardin, warga Desa Jenalu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu bersama perahunya yang terbawa arus hingga ke Timor Leste kemarin (5/7). (FOTO: KBRI for TIMEX)

Nelayan yang dideportasi tersebut sebelumnya diamankan Tim gabungan dari pihak Kepolisian negara Timor Leste dan Imigrasi saat terdampar di perairan Pantai Makassar, Distric Oecusse, Timor Leste.

Sesuai kronologi, kata Onny, nelayan tersebut sendirian menggunakan perahu motor untuk melakukan penangkapan ikan di Perairan Alor pada Sabtu (4/7) pagi. Sekira pukul 19.00 Wita, nelayan tersebut hendak pulang ke Atapupu namun dalam perjalanan kehabisan bahan bakar dan pada akhirnya terbawa arus ke perairan Pantai Makassar.

“Dia (Suhardin, Red) mencari ikan di Perairan Alor, tapi terbawa arus dan ombak saat pulang dari Alor menuju Atapupu akhirnya ditemukan warga di perairan Pantai Makassar. Kami langsung menghubungi dokter dari Dinas Kesehatan & RS Oecusse guna melakukan pemeriksaan kesehatan dan tidak ditemukan adanya gangguan kesehatan sehingga kita langsung memfasilitasi proses deportasi ke wilayah Indonesia melalui PLBN Wini,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top