Jangan Khawatir, Stok Beras Bulog NTT Tersedia Hingga Desember | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Jangan Khawatir, Stok Beras Bulog NTT Tersedia Hingga Desember


Kepala Divisi Regional Bulog Kanwil NTT, Asmal. (FOTO: Johni Siki/TIMEX)

BISNIS

Jangan Khawatir, Stok Beras Bulog NTT Tersedia Hingga Desember


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Perum Bulog Divisi Regional NTT memastikan stok beras daerah itu mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan atau hingga Desember.

Kepala Divisi Regional Bulog Kanwil NTT, Asmal, saat di temui di ruang kerjanya Senin (6/7) mengatakan, kondisi stok beras yang tersedia di gudang Bulog sebanyak 16.000 ton.

Selain itu, lanjutnya, ada juga stok dalam perjalanan. Tambahan pasokan beras dari Surabaya dan NTB sebanyak 10.000 ton. “Tambahan stok beras akan masuk akhir Juli,” ungkapnya.

Menurut Asmal, total persediaan stok beras mencapai 26.000 ton. Sehingga bila dihitung sesuai kebutuhan pangan masyarakat, persediaan beras bisa mencukupi selama enam bulan. Sehigga masyarakat tidak perlu khawatir karena persediannya aman hingga desember.

“Tersedia sampai Desember. Jadi Hari raya Natal stok beras aman. Beras ada di gudang Kupang-Alak, gudang SoE, gudang Alor, dan beberapa gudang lain di wilayah NTT,” beber Asmal.

Untuk menjaga kestabilan harga, lanjut Asmal, pihaknya melakukan Ketersediaan Pasokan dan Standardisasi Harga (KPSH) atau sebelumnya disebut operasi pasar (OP). Koordinasi kerja sama dengan pedagang pengecer di pasar dan sub divreg yang ada di daerah. Harga jual di pasar akan dikontrol dan distributor atau penyedia beras sudah teken pernyataan untuk dipatuhi sehingga harga beras tidak mencekik pembeli.

Asmal menambahkan, selain persediaan beras, Bulog juga menyiapkan stok gula pasir sebanyak 1.000 ton. Saat ini sebanyak 300 ton sudah habis. Untuk menjaga keterdiaan stok sudah masuk lagi 500 ton gula pasir. Gula pasir akan disuplai dalam kota dan kabupaten untuk dijual dengan harga eceran Rp 12.500 per kilogram.

“Para pedagang yang ambil gula pasir Bulog dijual kembali sesuai harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Masih menurut Asmal, selain itu, pihaknya juga menyediakan sebanyak 65.000 liter minyak goreng yang tersebar di seluruh NTT. Kondisi ketersediaan stok minyak goreng tentu bisa ditambah lagi pasokannya bulan depan karena sangat tergantung kebutuhan masyarakat.

Asmal menyebutkan, Bulog NTT juga melakukan kerja sama dengan Dinas Sosial untuk melayani masyarakat terdampak Covid-19. Seperti yang sudah dilakukan di Kota Kupang, sebanyak 10 ribu paket sembako yang terdiri dari beras 10 kilo gram, gula pasir 2 kilo gram, minyak goreng 2 liter.

“Distribusinya dilakukan bertahap. Kemarin kita sudah distrusi sekitan 6 ribu paket. Sasarannya diberikan langsung untuk warga yang
terdampak,” ujarnya.

Selain itu, sumbungnya, di bulan Juli, Agustus, dan September ada bantuan sosial (bansos) sebanyak 15 kg untuk keluarga penerima manfaat (PKM). Pihak Bulog kini menunggu saja data dari pusat terkait berapa banyak penerima beras gratis.

“Rencana untuk tiga bulan ada lagi bantuan sosial. Setiap penerima maanfaat dapat beras gratis 15 kg. Semua langkah yang dilakukan untuk melayani masyarakat yang terkena dampak Covid-19,” pungkasnya. (mg 33/aln)

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top