Sejumlah Puskesmas Tak Indahkan Undangan, Ketua Pansus: Kami akan Ambil Sikap | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sejumlah Puskesmas Tak Indahkan Undangan, Ketua Pansus: Kami akan Ambil Sikap


Pansus LKPj Bupati TTS tahun 2019 saat memantau pembangunan gedung Ponek Puskesmas Ayotupas yang belum rampung dikerjakan pada Sabtu (4/7) lalu. (FOTO: YOPI TAPENU/TIMEX)

POLITIK

Sejumlah Puskesmas Tak Indahkan Undangan, Ketua Pansus: Kami akan Ambil Sikap


Terkait Permintaan Data Puskesmas dan Klarifikasi OPD Atas Kerja Pansus LKPj Bupati 2019

SOE, TIMEXKUPANG.com-Sesuai jadwal Badan musyawarah (Banmus) DPRD TTS, seharusnya pada Senin (6/7), Panitia khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati TTS tahun 2019 menyampaikan laporannya. Namun agenda itu tidak dapat dilaksanakan lantaran laporan pansus, belum rampung dikerjakan.

Hal itu terjadi akibat sejumlah Puskesmas di TTS tidak menyerahkan sejumlah data yang diminta Pansus. Padahal sebelumnya Pansus telah meminta sejumlah data baik secara lisan maupun tertulis.

“Laporan pansus belum selesai, karena puskesmas-puskesmas dan beberapa OPD yang kami mintai data, tidak serahkan ke kami,” ungkap Ketua Pansus LKPj Bupati TTS, Marthen Tualaka di kantor DPRD TTS, Senin (6/7).

Marthen menjelaskan, data yang dimintai Pansus LPKj Bupati TTS tahun 2019 ke sejumlah Puskesmas itu berkaitan dengan jumlah tenaga medis, pengelolaan dana bantuan operasional kesehatan (BOK), pengelolaan dana kapitasi serta dana non kapitasi, pengelolaan dana jampersal, dan jumlah kunjungan pasien di puskesmas.

Menurut Marthen, data itu dianggap sangat menentukan catatan strategis kepada Bupati TTS, untuk bisa ditindaklanjuti demi meningkatkan pelayanan publik yang semakin baik ke depannya.

“Kalau data-data ini kami tidak dapat, maka laporan Pansus yang akan kami sampaikan tidak berkualitas dan tidak berdampak untuk peningkatan pelayanan publik ke depannya,” kata Marthen.

Selain data yang belum diserahkan puskesmas, Bappeda TTS juga tidak menghadiri undangan klarifikasi Pansus. Undangan klarifikasi terhadap Bappeda TTS dilakukan karena Pansus ingin mempertanyakan data yang disajikan dalam dokumen LKPj Bupati TTS tahun 2018.

Pasalnya, sejumlah data yang disajikan setelah dikroscek Pansus diketahui bahwa data target dan realisasi adalah data tahun 2018. “Tidak hanya itu, tapi masih banyak data yang hanya copy paste dari data tahun-tahun sebelumnya,” beber Marthen.

Karena sejumlah data belum diperoleh, maka Pansus LKPj Bupati TTS tahun 2019 meminta jadwal Pansus diperpanjang hingga Jumat (10/7). Jika dalam masa perpanjangan waktu Pansus tersebut, puskesmas dan OPD yang dibutuhkan klarifikasi dan datanya belum diperoleh atau tidak mengindahkan permintaan Pansus, maka Pansus akan melakukan upaya-upaya lain agar data dan klarifikasi bisa diperoleh.

“Ada informasi yang berkembang menyebutkan bahwa sejumlah puskesmas dan juga OPD tidak menyerahkan data dan klarifikasi ke Pansus karena dilarang oknum tertentu. Karena itu, kalau sampai batas waktu perpanjangan, data dan klarifikasi yang kami minta tidak diindahkan maka kami akan mengambil sikap,” tegas Marthen.

Terpisah, Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau mengatakan jika ia telah menandatangani undangan Banmus perpanjangan waktu bagi Pansus LKPj Bupati TTS tahun 2019, untuk dilaksanakan pada Selasa (7/7). “Saya sudah tandatangan undangan Banmus. Jadi besok (Selasa (7/7), Red) kami akan rapat untuk perpanjang waktu kerja Banmus,” pungkas Marcu. (yop)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top