Pansus LKPj Merasa Dipaksa Buat Laporan Abal-abal, Begini Tanggapan Bupati TTS | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pansus LKPj Merasa Dipaksa Buat Laporan Abal-abal, Begini Tanggapan Bupati TTS


PARIPURNA. DPRD TTS saat menggelar Paripurna Pansus LKPj, Selasa (7/7). Dalam rapat itu Pansus meminta perpanjangan waktu kerja untuk menyelesaikan laporan akibat sejumlah kendala. (FOTO: YOPI TAPENU/TIMEX)

POLITIK

Pansus LKPj Merasa Dipaksa Buat Laporan Abal-abal, Begini Tanggapan Bupati TTS


SOE, TIMEXKUPANG.com-Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati TTS tahun 2019, merasa dipaksa pemerintah untuk membuat laporan asal jadi. Pasalnya sejumlah data dan keterangan yang dibutuhkan tim Pansus sebagai bahan untuk membuat laporan Pansus LKPj Bupati TTS tidak diberikan oleh sejumlah lembaga di eksekutif.

“Kalau kami tidak dapat sebagian data dan keterangan dari sejumlah OPD dan Puskesmas, maka seolah-olah, kami dipaksa pemerintah untuk membuat laporan abal-abal. Kalau begini caranya, kita mau perbaiki kinerja pemerintah bagaimana?” tegas Marthen pada Sidang Paripurna LKPj Bupati TTS tahun 2019, yang digelar di ruang paripurna DPRD TTS, Selasa (7/7).

Marthen mengatakan, karena sejumlah data belum diperoleh pansus maka pihaknya meminta tambahan waktu hingga Jumat (10/7) mendatang untuk menyelesaikan laporan Pansus. Laporan pansus dinilai sebagai salah satu langkah strategis yang dapat dipakai sebagai upaya perbaikan kinerja pemerintah ke depan.

Maka dari itu, lanjut Marthen, laporan Pansus harus dibuat berdasarkan data dan fakta yang ril, sehingga catatan strategis yang nanti diberikan Pansus LKPj benar-benar sesuai fakta dan kondisi yang ada di TTS.

“Kami juga berterima kasih dan apresiasi kepada Pemda TTS, karena sejumlah temuan Pansus di lapangan, langsung ditindaklanjuti oleh Pemda TTS. Misalnya sejumlah pekerjaan jalan yang dikritisi Pansus, karena tidak berkualitas langsung diperbaiki. Sikap seperti ini yang perlu kita pelihara dan yang belum ditindaklanjuti kita carikan solusi tindak lanjutnya sama-sama, sehingga pembangunan yang dilakukan bermanfaat kepada masyarakat,” tutur Marthen.

BACA JUGA: Sejumlah Puskesmas Tak Indahkan Undangan, Ketua Pansus: Kami akan Ambil Sikap

Permintaan tambahan waktu oleh tim Pansus LKPj Bupati TTS tahun 2019 sempat diprotes Ketua Fraksi Golkar, Ruba Banunaek. Ruba yang juga anggota Pansus itu meminta kepada pimpinan DPRD TTS, agar Pansus mematuhi jadwal yang telah ditetapkan pada jadwal badan musyawarah (Banmus).

Bagi OPD dan Puskesmas yang tidak menyerahkan data dan keterangan yang diminta Pansus, dibuatkan saja laporan bahwa Puskesmas dan OPD tidak menyerahkan data dan keterangan.

Permintaan itu tidak diakomodir pimpinan sidang paripurna, Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau didampingi kedua Wakil Ketua DPRD, yakni Relygius Usfunan dan Yusuf Soru. “Kita Banmus untuk tambah waktu Pansus beberapa hari ke depan,” kata Marcu Mbau.

Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun saat diberikan kesempatan menanggapi permintaan penambahan waktu Pansus LKPj hanya mengatakan pihaknya menghargai dan menghormati keputusan yang diputuskan dalam paripurna. “Kami menghargai dan menghormati keputusan paripurna,” kata Egusem singkat.

Dalam paripurna itu, Bupati Egusem didampingi Sekda TTS, Marthen Selan. Sementara Wakil Bupati TTS, Armi Konay nampak tidak hadir pada paripurna itu. (yop)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top