Pemprov NTT Siap Distribusi Bantuan JPS, Sasar 77.524 KK Minus 4 Kabupaten | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemprov NTT Siap Distribusi Bantuan JPS, Sasar 77.524 KK Minus 4 Kabupaten


Kepala Badan Keuangan Daerah NTT, Zakarias Moruk. (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pemprov NTT Siap Distribusi Bantuan JPS, Sasar 77.524 KK Minus 4 Kabupaten


Data Empat Kabupaten dalam Proses Verifikasi

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT segera mencairkan dana Jaring Pengaman Sosial (JPS) senilai Rp 105 miliar. Dipastikan akhir Juli 2020 ini sudah bisa distribusi untuk keluarga penerima manfaat (KPM).

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) NTT, Zakarias Moruk saat dikonfirmasi Kamis (9/7) mengatakan, sesuai data Dinas Sosial (Dinsos) yang sudah terhimpun sebanyak 77.524 kepala keluarga (KK) penerima manfaat.

Dikatakan secara administrasi keuangan sudah dicairkan ke Dinsos. Selanjutnya dinas teknis dengan dampingan inspektorat berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk memproses penyalurannya.

“Kita sudah sepakat untuk bantuan JPS dua bulan ditanggung provinsi dan dua bulan itu kabupaten/kota,” tandasnya.

Zaka Moruk menjelaskan, realisasi JPS dari provinsi selama dua bulan yakni Juli dan Agustus. Perinciannya bantuan per bulan sebesar Rp 500 ribu per KK, dalam bentuk tunai dan non tunai. Nanti Rp 350.000 dalam bentuk natura atau sembako, dan Rp 150.000 dalam bentuk tunai.

BACA JUGA: Realokasi APBD se NTT untuk Covid-19 Capai Rp 1 Triliun, Ini Rinciannya

Zaka Moruk berharap dinas teknis secepatnya berkoordinasi ke kabupaten/kota sehingga dalam pekan depan sudah bisa proses distribusi.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial NTT, Mese Ataupah mengatakan, realisasi anggaran JPS dari Badan Keuangan sudah ada. Pihaknya kini sedang menyiapkan administrasi untuk segera dilakukan penandatanganan kontrak, selanjutnya diikuti realisasi untuk kabupaten. “Targetnya realisasi sudah bisa selesai diawal bulan September. Paling lambat minggu depan administrasi sudah beres sehingga pihak ketiga bisa pengadaan,” jelas Mese.

Mese menjelaskan, dari data 77.524 keluarga penerima manfaat, itu belum termasuk data dari empat kabupaten. Yakni Sumba Timur, Sumba Tengah, Lembata, dan Kabupaten Alor.

“Datanya terlambat masuk sehingga masih dilakukan verifikasi dan realisasi distribusi bantuannya menyusul pada tahap kedua. Nanti masuk dirapel. Sedangkan untuk kabupaten lain datanya sudah beres, kita siap untuk distribusi,” tandas Mese.

Menurut Mese, data penerima manfaat JPS ini dikhususkan bagi warga yang tidak masuk data bantuan dari APBN, seperti bantuan langsung tunai (BLT), bantuan program keluarga harapan (PKH), dan bantuan sosial tunai (BST). (mg33/aln)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top