Bupati Perpanjang Home Learning di Tahun Ajaran Baru karena TTU Zona Merah | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bupati Perpanjang Home Learning di Tahun Ajaran Baru karena TTU Zona Merah 


Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes. (FOTO: Istimewa)

KABAR FLOBAMORATA

Bupati Perpanjang Home Learning di Tahun Ajaran Baru karena TTU Zona Merah 


Bagi Siswa-siswi PAUD/TK, SD/MI dan SMP/MTs

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Utara (TTU) kembali memperpanjang home learning atau kegiatan belajar di rumah bagi siswa-siswi PAUD/TK, SD/MI dan SMP/MTs. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Sekolah yang seharusnya dimulai, Senin (13/7) dialihkan untuk kegiatan belajar di rumah sampai dengan tanggal 31 Agustus 2020 mendatang.

Kebijakan Bupati TTU yang tertuang dalam surat edaran bernomor: DIS. 443/503/VII/TTU/2020 perihal perpanjangan proses pembelajaran di rumah atau home learning tersebut akibat terdeteksinya satu warga TTU yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes kepada Timor Express belum lama ini mengatakan, mencuatnya kasus positif Covid-19 pertama di TTU membuat pihaknya kembali memperketat penjagaan di pintu masuk Wilayah dan membatasi aktifitas masyarakat termasuk kegiatan belajar mengajar di Tahun Ajaran 2020/2021 ini.

Sesuai kalender pendidikan, kegiatan belajar mengajar di sekolah kembali dibuka pada 13 Juli 2020. Namun, Pemerintah Daerah telah mengeluarkan surat edaran untuk memperpanjang proses pembelajaran di rumah atau home learning sampai dengan 31 Agustus 2020.

“Kita sudah terbitkan edaran untuk perpanjang kegiatan belajar di rumah bagi Siswa-Siswi PAUD/TK, SD/MI dan SMP/MTs sampai dengan akhir Agustus,” kata Bupati Ray.

Bupati Ray juga meminta agar selama proses home learning pihak sekolah tetap memperhatikan dan berpedoman pada kalender pendidikan tahun pelajaran 2020/2021 yang dikendalikan atau diawasi oleh pembina pendidikan pada satuan pendidikan masing-masing.

Terhadap proses pembelajaran selama di rumah, kata Ray Fernandes, pihak sekolah harus kreatif menggunakan salah satu atau lebih metode. Kepala sekolah dan para guru tetap memberikan panduan, tuntunan dan monitoring terhadap aktifitas peserta didik melalui media soaial seperti WhatsApp grup atau SMS dan melakukan evaluasi secara rutin dan evaluasi saat masuk sekolah kembali dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19.

Bupati Ray juga meminta para orang tua siswa bertanggungjawab mengontrol dan membatasi aktivitas anak di luar rumah dan tetap melakukan pemantauan terhadap kegiatan belajar anak selama berada di rumah.

“Kita minta untuk orang tua harus berperan aktif dalam kegiatan ini sehingga para siswa-siswi harus tetap melakukan kegiatan belajar meski dirumahkan,” pinta Bupati Ray.

Menurut Ray Fernandes, kebijakan memperpanjang kegiatan belajar di rumah tersebut akibat dari pasien yang terkonfirmasi Positif Covid-19 tersebut ayahnya bekerja di Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO), yang mana juga berhubungan dengan para guru.

Untuk itu, Ray Fernandes mengimbau seluruh masyarakat TTU untuk tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat sehingga upaya Pemerintah Daerah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dapat tercapai.

“Bapak dari mahasiswi kedokteran yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu kerja di Dinas PKO sehingga kita harus batasi interaksi dengan banyak orang terutama para guru sehingga upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dapat tercapai,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top