Resmikan Puskesmas Lalang, Ini Pesan Wabup Matim ke Petugas Medis | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Resmikan Puskesmas Lalang, Ini Pesan Wabup Matim ke Petugas Medis


Wabup Matim, Stef Jaghur, Ketua dan Wakil Ketua PKK Matim, Kadis Kesehatan, dr. Surip Tintin dan pimpinan DPRD Matim pose bersama petugas Puskesmas Lalang usai peresmian, Jumat (10/7). (FOTO: PROKOPIM SETDA MATIM FOR TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Resmikan Puskesmas Lalang, Ini Pesan Wabup Matim ke Petugas Medis


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Timur (Matim), Stef Jaghur, meresmikan bangunan Puskesmas Afirmasi Lalang, Jumat (10/7). Gedung megah itu tentu tidak saja untuk tindakan pengobatan, tapi juga dimanfaatkan sebagai tempat konsultasi kesehatan bagi warga.

“Petugas medis di Puskesmas Lalang ini tidak boleh bangga dengan banyaknya orang yang datang berobat. Banggalah kalau banyak masyarakat yang sehat,” pesan Wabup Stef saat peresmian Puskesmas Lalang dalam pernyataan tertulis Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpanan Setda Matim, yang diterima TIMEXKUPANG.com, Sabtu sore (11/7).

Wabup Stef mengatakan, pelayanan kepada masyarakat tidak saja saat masyarakat itu datang berobat di Puskesmas yang berlokasi di Desa Lalang, Kecamatan Rana Mese. Tapi lakukan sosialisasi di tengah masyarakat. Kalau banyak masyarakat yang sehat, berarti petugas di Puskesmas Lalang ini juga sehat.

“Petugas Puskesmas itu harus rajin turun ke rumah warga dengan memberi edukasi pola hidup sehat dan bersih,” tandas Wabup yang adalah mantan Kepala BKD Matim itu.

Selain pesan kepada seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Lalang, Wabup Stef juga meminta para medis agar memberikan pelayanan yang maksimal kepada warga atau pasien dengan mengutamakan kepentingan dan keselamatan pasien. Jaga kesehatan diri dalam bekerja agar masyarakat benar-benar merasakan pelayanan kesehatan dasar.

“Saya berpesan agar tenaga kesehatan di sini dapat memberikan pelayanan yang ramah kepada masyarakat. Khususnya saat melayani pasien yang sakit atau berobat di puskesmas ini. Gedung puskesmas ini, ya harus dimanfaatkan sebagai ruang konsultasi kesehatan bagi masyarakat,” pesan Wabup Stef.

Pemkab Matim, kata Wabup Stef berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Baik yang bersifat promotif, preventif maupun kuratif. Karena itu, tenaga medis diharapkan dapat bertindak sebagai motivator dan fasilitator dalam proses pembangunan, demi terwujudnya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Masih menurut Wabup Stef, agar tercapai derajat kesehatan yang optimal, dituntut peran pemerintah, khususnya tenaga medis. Semua itu akibat adanya perubahan-perubahan epidemiologi, serta perubahan sosioekonomi masyarakat dan pelayanan yang lebih efektif, ramah dan sanggup memenuhi kebutuhan masyarakat.

Para petugas medis atau tenaga kesehatan, kata Wabup Stef, tetap selalu menjadi garda terdepan untuk mendorong masyarakat memiliki jamban sehat. Di Matim, lanjut Wabup Stef, masih ada orang memiliki rumah, tapi tanpa jamban sehat. Ada bangunan WC, tapi belum sehat. Bahkan masih ada orang tidak memiliki jamban.

“WC sehat itu penting buat kita semua. Kalau tidak punya WC, itu lingkungan kita tidak jadi sehat. WC juga harus yang sehat. Kalau yang sistem cemplung, itu bukan WC sehat. Saya juga minta para kepala desa untuk tolong bantu bangun WC sehat dari dana desa bagi warga yang belum punya WC,” tandas Wabup Stef.

Di era New Normal Covid-19, demikian Wabup Stef, masyarakat diminta tetap waspada dengan mematuhi atau disiplin mengikuti protokol kesehatan, menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Mencuci tangan sebelum makan, makan makanan yang bergizi, dan memakai masker. “Kebiasaan ini terus dibuat atau dilakukan sehingga kedepanya sudah menjadi budaya,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Matim, dr. Surip Tintin menjelaskan, Puskesmas Afirmasi Lalang dibangun tahun 2018 dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi. Pada tahun yang sama dengan anggaran yang sama, dibangun bersamaan dengan Puskesmas Wae Lengga, Ketang, dan Puskesmas Tilir.

Sementara pada 2019, Pemkab Matim mendapatakan DAK Afirmasi dan telah dibangun tiga Puskesmas Prototipe, yakni Puskesmas Elar, Benteng Jawa, dan Puskesamas Pota.

“Kami berharap tahun 2020 ini, Matim tetap mendapatkan DAK Afirmasi karena kami merencanakan membangun lagi tiga puskesmas,” kata dr. Tintin.

Tahun 2020 ini, jelas dr. Tintin, ada 48 kabupaten di Indonesia yang mendapatkan DAK Afirmasi. Salah satunya yakni Kabupaten Matim. “Jadi selama 3 tahun berturut-turut, kita selalu dapat DAK Afirmasi. Tujuan alokasi DAK Afirmasi ini adalah meningkatkan mutu pelayanan di bidang kesehatan,” jelas dr. Tintin.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Matim, pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Matim, pimpinan perangkat daerah, Camat Rana Mese, sejumlah kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, TNI/Polri, seluruh petugas Puskesmas Lalang, para guru, dan masyarakat setempat. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top