Ada Protokol Baru Pencegahan Covid-19, Khusus Ruang Tertutup | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ada Protokol Baru Pencegahan Covid-19, Khusus Ruang Tertutup


Menko PMK, Muhadjir Effendy. (FOTO: Ricardo/JPNN)

NASIONAL

Ada Protokol Baru Pencegahan Covid-19, Khusus Ruang Tertutup


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah telah menambah ketentuan protokol pencegahan Covid-19.

Hal ini menyusul pernyataan baru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai risiko penularan virus corona di ruangan tertutup dengan ventilasi buruk.

“Maka itu tambahan dari protokol kesehatan adalah menghindari kerumunan di ruang tertutup yang ventilasinya tidak cukup baik dan tidak boleh lama-lama di ruang tertutup itu,” kata Pak Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (13/7), usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Oleh karena itu, dalam kesempatan ini saya juga imbau setiap pertemuan untuk tolong dibatasi, terutama yang tertutup,” imbuhnya.

BACA JUGA: Muncul Bukti Covid-19 Menular lewat Udara

Muhadjir menjelaskan, menurut hasil-hasil penelitian dan pernyataan WHO, kini virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 bisa menular melalui partikel mikro dari percikan yang muncul saat orang bicara, bersin, dan batuk yang mengapung di udara.

Menurut dia, partikel mikro itu bisa bertahan di udara sekitar 20 menit. Ketika ada orang yang terserang Covid-19 berbicara dalam suatu ruangan tertutup, orang-orang yang berada di dalam ruangan tersebut berisiko tertulari virus.

“Jadi kalau misalnya ada penceramah positif, dia berbicara satu jam di dalam ruang tertutup. Bisa bayangkan berapa juta atau miliar COVID-19 berterbangan. Kemudian orang kalau tidak pakai masker bisa menghisap itu,” katanya.

Muhadjir menganjurkan khotbah di tempat-tempat ibadah dipersingkat guna meminimalkan risiko penularan Covid-19. “Khotbah di ruang tempat ibadah sebaiknya dipersingkat, termasuk juga bacaan yang biasanya panjang-panjang, kalau bisa diperpendek untuk hindari mikro droplet itu,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia pada Kamis (9/7) mengeluarkan mengenai kemungkinan virus corona tipe baru dapat menular melalui udara di ruangan yang tertutup atau berventilasi buruk. (jpnn.com)

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top