DWP Manggarai Olah Kotoran Ternak Jadi Pupuk Organik | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

DWP Manggarai Olah Kotoran Ternak Jadi Pupuk Organik


KREATIF. Ibu-ibu DWP Manggarai saat melakukan kegiatan membuat pupuk organik, Jumat (10/7). (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

DWP Manggarai Olah Kotoran Ternak Jadi Pupuk Organik


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Manggarai, terus berpikir maju dan kreatif. Jumat (10/7) siang, sebanyak 30 orang istri dari para ASN lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai, melakukan kegiatan mengolah kotoran ternak menjadi pupuk organik.

“Kita lakukan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan anggota DWP Manggarai. Serta mampu membina dan melaksanakan karya dengan mandiri,” jelas Sekretaris DWP Manggarai, Etik Empang, kepada TIMEXKUPANG.com, di Ruteng, Sabtu (11/7).

Kegiatan pelatihan itu, kata Etik, dibantu fasilitator dari salah satu kelompok tani ternama dan maju di Manggarai, Selvi Juita. Termasuk Etik sendiri yang berperan sebagai fasilitator dalam kegiatan itu. Dimana dirinya pernah mengikuti pelatihan mengolah kotoran hewan jadi sampah organik.

Menurut Etik, kegiatannya berlangsung di kantor DWP Manggarai, Kelurahan Bangka Nekang, Kecamatan Langke Rembong. Selama sehari, kegiatan itu melibatkan semua anggota dan pengurus DWP Manggarai. Untuk bahan buat pupuk organik itu, tidak sulit untuk dapat dan tidak dibeli.

“Bahanya kami siapkan sendiri. Tidak terlalu sulit untuk kita dapatkan. Bahannya dari kotoran hewan, tanah hitam biasa, sekam arang, sekam kasar, daun gamal, daun sensus, daun paitan, dan batang pisang,” ungkap Etik.

Diharapkan setelah ibu-ibu DWP mendapat pengetahuan dari kegiatan cara mengolah pupuk organik, kedepanya mampu melakukan atau membuat pupuk organik di rumah masing-masing. Juga ilmunya dibagi kepada keluarga atau lingkungan sekitar.

“Hasil dari kegiatan ini, semua peserta sudah bisa dan mampu. Sehingga manfaatnya ke depan, tentu untuk keperluan sendiri atau giat dan kiat manfaat untuk tanaman sendiri. Bisa juga untuk dijual, sehingga menambah ekonomi keluarga. Apalagi saat ini pupuk organik, banyak diminati dan dicari untuk tanaman padi, perkebunan, dan holti,” bilangnya.

Etik menambahkan, kegaiatan yang dilakukan itu, merupakan bagian dari program kerja DWP Manggarai, khususnya bidang ekonomi. Disini juga DWP mendukung program Pemkab Manggarai di bidang pertanian. Khususnya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“DWP itu tidak untuk berkumpul tetapi harus mempunyai program. Program DWP itu mendukung programnya Pemerintah Kabupaten Manggarai. Program yang kita laksanakan juga sejalan dengan tujuan berdirinya organisasi Dharma Wanita, yakni meningkatkan kualitas SDM keluarga ASN untuk mencapai kesejahteraan nasional,” urai Etik.

Menurutnya, salah satu tugas pokok Dharma Wanita adalah membina anggota keluarga, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan istri ASN. Perempuan itu sebagai aset bangsa, yang dituntut untuk lebih produktif dan sangat berpotensi.

Jika diarahkan sesuai kapasitas diri, termasuk anggota DWP Manggarai, sejatinya memiliki bakat yang bisa dikembangkan guna mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top