Kodim 1618/TTU Siagakan Anggota di Gereja, Kawal Umat Patuhi Protokol Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kodim 1618/TTU Siagakan Anggota di Gereja, Kawal Umat Patuhi Protokol Covid-19


CUCI TANGAN. Anggota TNI Kodim 1618/TTU mengawal umat yang hendak beribadah di gereja GMIT Paulus Wini untuk mencuci tangan sebelum masuk ke Gereja, Minggu (12/7). (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Kodim 1618/TTU Siagakan Anggota di Gereja, Kawal Umat Patuhi Protokol Covid-19


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Prajurit TNI dari Kodim-1618/TTU melakukan pengawalan terhadap kegiatan ibadah bagi umat Kristiani di Kota Kefamenanu. Hal itu bertujuan agar umat tetap mematuhi protokol kesehatan dalam melakukan kegiatan ibadah mingguan tersebut.

Selain sejumlah tempat Ibadah di Pusat Kota Kefamenanu, Prajurit TNI juga melakukan pemantauan terhadap aktifitas ibadah mingguan di beberapa tempat ibadah yang berada di ibu kota kecamatan,
Minggu (12/7).

Dandim 1618/TTU Letkol Arm Roni Junaidi kepada Timor Express, Minggu (12/7) mengatakan, langkah ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus korona di lingkungan rumah ibadah.

Aparat TNI dari Kodim 1618/TTU, kata Roni, diterjunkan ke sejumlah rumah ibadah di Kota Kefamenanu untuk mengawal umat menerapkan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, mencuci tangan sebelum memasuki ruang kebaktian, dan memeriksa suhu tubuh setiap anggota jemaat.

Ketika berada di dalam gereja, lanjut Roni, jarak duduk antarumat juga diperhatikan benar oleh aparat TNI. Sehingga tidak ada yang duduk berhimpitan selama ibadah berlangsung.

“Umat yang datang ke gereja harus menggunakan masker. Anggota kami siaga di pintu-pintu masuk gereja, untuk pastikan umat cuci tangan dan pakai masker sebelum masuk ke dalam gereja,” jelas Roni.

Menurut Roni, menegakkan sikap disiplin warga memasuki era New Normal ini perlu dilaksanakan dengan baik. Apalagi Kabupaten TTU telah terdapat seorang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Karena itu, lanjut Roni, dengan pemberlakuan era New Normal ini, jika masyarakat tidak disiplin terhadap protokol kesehatan maka upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus mematikan di TTU ini tidak bisa tercapai dengan maksimal.

“Masyarakat harus taat dan disiplin akan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari sehingga upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dapat tercapai,” jelasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top