KPU Pleno Hasil Vertual Tingkat Kecamatan, Bawaslu TTU Temukan Fakta Ini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

KPU Pleno Hasil Vertual Tingkat Kecamatan, Bawaslu TTU Temukan Fakta Ini


Petugas KPU TTU saat melakukan verifikasi faktual untuk syarat dukungan Paket AYO belum lama ini. (FOTO: Petrus Usboko/TIMEX)

POLITIK

KPU Pleno Hasil Vertual Tingkat Kecamatan, Bawaslu TTU Temukan Fakta Ini


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) telah rampung melakukan verifikasi faktual (Vertual) terhadap syarat dukungan yang diajukan oleh bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Jalur Independen, Agustinus Talan dan Yosep Akoit (Paket AYO).

Ketua KPU TTU, Paulinus Lape Feka kepada Timor Express, Senin (13/7) mengatakan, proses vertual yang berlangsung selama 14 hari itu hasilnya akan diplenokan dari tingkah Kecamatan. Sejumlah PPS dari masing-masing desa dan kelurahan akan menyampaikan hasil verifikasi melalui rapat pleno tersebut.

“Untuk tahapan verifikasi faktual sudah selesai pada 11 Juli 2020 tepat pukul 16.00. Saat ini akan dilakukan rapat pleno yang akan dimulai dari tingkat kecamatan,” Kata Polce –sapaan akrab– Paulinus Lape Feka.

Mengenai pengumuman resmi hasil vertual itu, Polce menyatakan, Sesuai tahapan Pilkada, waktu yang disiapkan untuk menyampaikan hasil verifikasi faktual terhitung 22 – 24 Juli 2020.

Dari hasil yang diumumkan itu, lanjut Polce, apabila syarat dukungan yang diajukan Paket AYO belum memenuhi syarat calon perseorangan, maka akan diberikan waktu untuk melakukan perbaikan selama tiga hari terhitung tanggal 25 – 27 Juli 2020.

Apabila sampai dengan batas waktu yang ditentukan dalam tahapan Pilkada serentak 2020, kata Polce, Paket AYO tidak mengajukan perbaikan syarat dukungan untuk dilakukan verifikasi faktual, maka dengan sendirinya bapaslon tersebut akan dinyatakan gugur.

“KPU bekerja sesuai tahapan dan hasil untuk verifikasi faktual juga akan diumumkan sesuai dengan waktu yang ditentukan dalam tahapan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu TTU, Martinus Kolo kepada Timor Express, Senin (13/7) mengatakan, pihaknya juga telah selesai melakukan pengawasan terhadap proses vertual untuk syarat dukungan yang diajukan Paket AYO.

Dalam proses pengawasan tersebut, kata Martinus, Bawaslu TTU menemukan sejumlah fakta, dimana banyaknya syarat dukungan yang diajukan Paket AYO Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Menurut Martinus, syarat dukungan yang tidak memenuhi syarat itu karena ada warga yang sudah meninggal dunia. Selain itu, ketika para petugas menanyakan kepada warga, ada yang mengatakan tidak pernah memberikan dukungan kepada Paket AYO.

“Banyak syarat dukungan yang tidak memenuhi syarat (TMS) karena ada yang tidak mengetahui dan juga sudah ada warga yang pindah domisili bahkan meninggal dunia,” jelasnya.

Atas temuan tersebut, kata Martinus, KPU TTU bersama para petugas di lapangan sudah mendokumentasikan dengan baik sehingga bisa dipertanggungjawabkan kemudian, terutama saat proses rekapitulasi di tingkat kecamatan juga di tingkat Kabupaten.

“Semua temuan di lapangan sudah didokumentasikan sehingga dapat dipertanggungjawabkan saat rekapitulasi di tingkat Kecamatan maupun Kabupaten,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top