Mesin Perahu Mati Saat Memancing di Semau, Basarnas Evakuasi 3 Nelayan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Mesin Perahu Mati Saat Memancing di Semau, Basarnas Evakuasi 3 Nelayan


EVAKUASI. Tampak Tim SAR Kupang sementara mengevakuasi tiga orang korban selamat di perairan Liman-Semau Kabupaten Kupang, Selasa (14/7). (FOTO: Istimewa)

PERISTIWA/CRIME

Mesin Perahu Mati Saat Memancing di Semau, Basarnas Evakuasi 3 Nelayan


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang berhasil mengevakuasi tiga orang nelayan yang perahunya mengalami mati mesin saat sedang memancing di perairan Semau, Selasa (14/7) siang sekira pukul 11.00 Wita.

Ketiga nelayan yang diketahui bernama Agretas Bartolomeus Sau, 46, selaku nahkoda, Ronald Mboro, 30, dan Hendrik Kraki, 32, ini nyaris terbawa arus ketika perahu motor mereka mengalami mati mesin di perairan Liman-Semau, Kabupaten Kupang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Emi Frizer, kepada media ini di Pelabuhan Navigasi, Tanjung Lontar Tenau Kupang, membenarkan adanya laporan kecelakaan kapal dengan tiga ABK itu.

Menurut Emi, kejadian ini bermula sekira pukul 11.25 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang menerima laporan dari seorang warga bernama Alfred yang menginformasikan adanya satu perahu motor dengan Person On Board (POB) tiga orang yang mengalami mati mesin saat memancing ikan di Perairan Pantai Liman, Semau Kabupaten Kupang.

“Dari laporan yang diterima, diketahui bahwa perahu motor mengalami mati mesin di Perairan Pantai Liman Semau pada hari selasa (14/7) pukul 11.00 Wita,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, kata Emi, pihaknya pada pukul 11.45 Wita, memberangkatkan Tim Rescue sebanyak empat orang, KN SAR Antareja 233 Kupang dengan 12 orang ABK, Rescue CAR, dilengkapi Palsar pendukung lainnya menuju lokasi kejadian untuk operasi SAR.

“Pada pukul 12.41 Wita, KN SAR Antareja 233 Kupang berhasil menemukan tiga orang korban dalam keadaan selamat pada koordinat 10°14’59″S – 123°15’34″E. Pukul 13.30 Wita, KN SAR Antareja 233 berhasil mengevakuasi korban, selanjutnya korban dibawa ke Dermaga Navigasi Kupang sekira pukul 16.20 Wita, dan langsung diserahkan ke pihak keluarga,” jelas Emi yang menambahkan, operasi ini melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, ABK KN SAR Antareja 233 Kupang, dan Bakamla Kupang. (mg22)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top