DWP Manggarai Punya Ketua Baru, Ini Pesan Bupati Deno | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

DWP Manggarai Punya Ketua Baru, Ini Pesan Bupati Deno


BERITA ACARA. Ketua DWP Manggarai hasil Musda IV, Yustina Jahang, dan Ketua Demisioner Mely Weng menandatangani berita acara Musda IV disaksikan Bupati Manggarai, Deno Kamelus dan Sekda, Fansi Jahang, Selasa (14/7). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

DWP Manggarai Punya Ketua Baru, Ini Pesan Bupati Deno


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Manggarai, Selasa (14/7) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IV. Selain mengoptimalkan kinerja dan menyusun program kerja, Musda ini berhasil menetapkan Ketua DWP Manggarai periode 2020-2024, yakni Yustina Jahang.

Musda IV DWP yang berlangsung di aula Ranaka Setda Manggarai, di Ruteng, Kecamatan Langke Rembong itu dibuka Wakil Bupati (Wabup) Manggarai, Viktor Madur. Sementara penutupan dilakukan Bupati Manggarai, Deno Kamelus. Hadir dalam acara itu, Sekda Manggarai, Fansi Jahang dan peserta Musda IV.

“Sesuai Munas IV DWP yang dilaksanakan di Jakarta pada November 2019 lalu, bahwa Ketua DWP di tiap tingkatan itu otomatis istri Sekda setempat. Sehingga Munas hari ini kita menetapkan Ibu Yustina Jahang sebagai Ketua DWP baru. Sebelumnya melalui pemilihan,” ujar Mely Weng, saat itu.

Selain itu, kata Mely, forum Musda IV juga berhasil menetapkan rencana kerja lima tahun ke depan serta mengevaluasi pertanggungjawaban Ketua DWP lama. Sesuai AD ART, Musda itu dilaksanakan lima tahun sekali. Mely berharap semua bisa mengikuti kegiatan Musda secara utuh. Sehingga bisa menghasilkan out put Musda sesuai harapan.

“Saya menyampaikan selamat kepada Ketua DWP yang baru, dan terima kasih juga kepada semua pengurus dan anggota DWP Manggarai. Tentu ke depan, DWP Manggarai dibawah kepengurusan yang baru, tetap semangat dan kompak untuk membawa kemajuan organisasi DWP bagi kepentingan daerah dan kesejahteraan bersama,” ungkap Mely.

Ketua DWP periode 2020-2024, Yustina Jahang, dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepadanya.

BACA JUGA: DWP Manggarai Olah Kotoran Ternak Jadi Pupuk Organik

Bagi dia, tugas yang dipercayakan sebagai Ketua DWP tentu amat berat dan penuh tantangan. Namun diyakini, itu bisa dijalankan atas dukungan dari semua pihak, termasuk seluruh pengurus dan anggota DWP.

“Saya minta dukungan dari seluruh komponen, mulai dari Bapak Bupati, Wabup, Sekda, penasihat di tingkat OPD, kecamatan, hingga kelurahan. Ibu Mely sebagai ketua periode sebelumnya, banyak yang sudah dikerjakan bersama teman-teman pengurus DWP. Bahkan telah membawa nama DWP Manggarai ke tingkat provinsi dan pusat,” ungkap Yustina.

Dengan sejumlah prestasi yang membanggakan daerah Manggarai, lanjut Yustina, atas nama pribadi dan seluruh teman-teman DWP Manggarai menyampaikan terima kasih atas pengabdian. Kepada pengurus dan anggota DWP, diminta tetap solid dan tetap selalu bekerja sama.

“Saya minta ke depan, kita tetap solid dan selalu mendukung serta  bekerjasama dalam melaksanakan setiap program kerja yang telah direncanakan bersama. Saya juga mohon dukungan dari teman-teman media untuk bisa mempublikasikan semua kegiatan yang nanti kami selenggarakan,” pinta Yustina.

Bupati Manggarai, Deno Kamelus saat menutup kegiatan Musda IV DWP mengatakan, organisasi DWP itu turut berkontribusi dalam pembangunan di Manggarai. Peran dari istri ASN tentu juga sangat besar untuk mendukung pelaksanaan tugas suami. Kalau kerja suami sukses, maka dibelakangnya itu ada istri.

Sebakiknya, kata Bupati Deno, kalau kerja suaminya lambat, maka secara tidak langsung ada istri di belakangnya.

Menurutnya, organisasi DWP itu sangat strategis, karena menjadi wadah bagi istri ASN dalam mendukung penyelenggaran pemerintah, melalui kegiatan dan program kerja DWP.

“Manggarai saat ini dinyatakan sudah teretas dari ketertinggalan. Kita juga untuk sakip dapat nilai B. Tahun 2020 ini juga kita meraih opini WTP dari BK. Sebelumnya tahun 2019, kita juga WTP. Ini hasil kerja sama dari seluruh komponen, khususnya peran dari ASN. Termasuk di balik ini semua juga peran ibu-ibu,” kata Bupati Deno.

Menurutnya, suporting dari ibu-ibu sebagai istri ASN begitu luar biasa. Para suami tidak akan bisa kerja maksimal, bila istri suka marah-marah dengan suami. Kalau istri memberikan terbaik kepada suami, pasti suami senang dan selalu semangat.

“Diharapkan semua pengurus Dharma Wanita harus membangun kerjasama harmonis dengan seluruh organiasasi lainnya. Ciptakan suasana yang sejuk, agar setiap anggota termotivasi memajukan organisasi dan menghindari kepentingan pribadi dan kelompok,” pinta Bupati Deno. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top