Golkar TTS Gelar Musda, 5 Kader Ini Siap Bersaing Rebut Kursi Ketua | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Golkar TTS Gelar Musda, 5 Kader Ini Siap Bersaing Rebut Kursi Ketua


Wakil Ketua DPD II Golkar TTS, Laurens Jehau. (FOTO: ISTIMEWA)

POLITIK

Golkar TTS Gelar Musda, 5 Kader Ini Siap Bersaing Rebut Kursi Ketua


Yoksan, Stef dan Arifin Janji Kembalikan Kejayaan Golkar di TTS

SOE, TIMEXKUPANG.com-Masa jabatan Egusem Pieter Tahun sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tinggal menghitung hari. Senin (20/7) nanti, DPD II Golkar TTS akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) dengan agenda pemilihan ketua.
Sejauh ini, terdapat lima kader Golkar TTS yang mencalonkan diri untuk merebut kursi Ketua DPD II. Diantaranya Egusem Pieter Tahun sebagai petahana yang juga Bupati TTS, Yoksan Benu (Sekretaris DPD II Golkar TTS), Ruba Banunaek (Ketua Fraksi Golkar DPRD TTS; Ketua Kosgoro), Stef Pobas (Ketua Bidang Hukum DPD II Golkar TTS), dan Arifin Laning (Wakil Sekertaris DPD II Golkar TTS).

Tiga kandidat Ketua DPD II Golkar TTS periode 2020-2024 yang berhasil dikonfirmasi koran ini, Kamis (16/7) di SoE, yakni Yoksan Benu, Stef Pobas, dan Arifin Laning menyatakan akan mengembalikan kejayaan Golkar seperti beberapa periode sebelumnya partai ini berjaya di TTS.

Demi mewujudkan tekad tersebut, ketiganya akan membangun konsolidasi yang baik dengan berbagai tingkatan pengurus Golkar yang ada di TTS, guna menyatukan persepsi dalam membesarkan Golkar di Bumi Cendana.

Menurut Yoksan Benu, Partai Golkar memiliki visi dan misi partai sehingga tentu ia akan membangun konsolidasi yang baik di setiap level pengurus partai untuk mengembalikan kejayaan Golkar di TTS.
Diakuinya, di era modern dan multi partai seperti saat ini, tentu tantangan dalam membesarkan partai politik tidaklah mudah. Meski demikian, strategi dan pola kerja telah ia rencanakan dengan baik untuk membesarkan Golkar di TTS, jika ia mendapat kepercayaan dari pengurus Golkar TTS untuk menahkodai partai berlambang pohon beringin ini empat tahun ke depan.

“Memang pasca Pilkada, Partai Golkar TTS mengalami kelemahan akibat gesekan selama proses pilkada, sehingga tentu membutuhkan strategi untuk mengembalikan kepercayaan publik. Untuk mewujudkan hal itu, saya sudah persiapkan dengan matang,” tutur Yoksan.

Sementara Arifin Laning kepada wartawan mengatakan, jika ia dipercaya memimpin Golkar TTS, maka langkah yang dilakukan untuk membesarkan partai ini di TTS adalah membangun konsolidasi dengan pengurus partai, mulai dari tingkat desa hingga ke tingkat nasional untuk bersama-sama membangun partai Golkar lebih maju ke depan.
“Saya akan menggerakan generasi milinial, untuk membesarkan partai Golkar di TTS,” katanya.

Stef Pobas menuturkan, mengembalikan kejayaan Golkar seperti masa lampau, tentu harus menyatukan suruh potensi dan kekuatan yang dimiliki. Jika itu dapat dilakukan, maka TTS akan menjadi kuning seperti sedia kala.

Maka dari itu, katanya, konsolidasi antarpengurus harus intens dilakukan agar semangat dalam membesarkan partai Golkar dapat dijiwai seruluh pengurus pada setiap tingkatan.

“Saya akan memaksimalkan konsolidasi, sehingga seluruh potensi yang Golkar miliki dapat bekerja maksimal untuk membuat TTS kembali kuning seperti dulu,” ucap Stef.

Terpisah, Wakil Ketua DPD II Golkar TTS, Laurens Jehau mengatakan, kader terbaik yang dimiliki Partai Golkar TTS diberi kesempatan untuk saling bersaing merubut kursi pimpinan DPD II.

Oleh sebab itu, katanya, kelima calon diharapkan dapat membangun konsolidasi secara domokratis bersama 32 komisariat cabbang (Komcab), DPD dan juga organisasi sayap partai Golkar yakni Kosgoro dan AMPI untuk mendapat dukungan.

“Semua kita kembalikan kepada pemilik hak suara, untuk menentukan siapa yang dianggap layak memimpin DPD II Golkar TTS empat tahun ke depan. Masa depan Golkar ditentukan oleh para pemilik hak suara,” kata Laurens. (yop)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top