OPD Pemprov Siap Sukseskan Lomba Kebersihan, George Hadjoh: Wujudkan Impian Gubernur | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

OPD Pemprov Siap Sukseskan Lomba Kebersihan, George Hadjoh: Wujudkan Impian Gubernur


Plt Kepala Biro Umum Setda NTT, George Hadjoh (tengah) saat berbicara kepada sejumlah mahasiswa di halaman kantor Gubernur NTT, Jl. El Tari, Kamis (16/7) siang. (FOTO: ISTIMEWA)

PEMERINTAHAN

OPD Pemprov Siap Sukseskan Lomba Kebersihan, George Hadjoh: Wujudkan Impian Gubernur


Membangun Peradaban Mulai dari Kebersihan

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Memeriahkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Biro Umum menginisiasi perlombaan kebersihan antarinstansi, baik itu dinas, badan, biro, dan unit pelaksana teknis (UPT) di lingkup Pemprov.

Penilaian lomba terdapat tiga kategori lomba yakni Dinas/Badan, Biro dan UPT. Penilaian ini akan dilaksanakan selama 1 bulan, sejak 15 Juli hingga 15 Agustus 2020.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Umum Setda NTT, George M. Hadjoh menyampaikan alasan dilaksanakan lomba kebersihan tersebut merupakan upaya menerjemahkan impian Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) untuk membangun peradaban mulai dari kebersihan.

“Kebersihan harus dimulai dari rumah kita, yakni kantor kita sendiri. Semua kantor di bawah kepemimpinan Gubernur NTT harus memiliki standardisasi yang sama, sebelum melakukan intervensi terhadap masyarakat maupun kabupaten/kota,” ujar George Hadjo, di kantornya, Senin (13/7).

Menariknya, yang menjadi juri dalam lomba itu adalah jurnalis. “Kami pilih jurnalis yang menjadi juri karena lebih terjamin independensinya. Mereka akan menilai secara objektif. Tentu dengan rekomendasi-rekomendasi yang harus diperbaiki,” kata George. Ada enam pimpinan media yang menjadi juri dalam lomba ini, baik media elektronik, cetak, dan online. Untuk media elektronik ada jurnalis Radio Republik Indonesia (RRI) Kupang, TVRI Kupang, dan Radio Trilolok. Sedangkan media cetak ada Harian Timor Express, Harian Pos Kupang, dan Harian Victory News. Sedangkan media online diwakili Garda Indonesia.

Menurut George, media harus menjadi mitra pemerintah dalam rangka membangun, mengedukasi dan mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola kebersihan. “Karena kebersihan juga dapat membangun semangat kerja,” ucapnya.

Menanggapi perlombaan ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Benyamin Lola mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan perlombaan karena akan memberikan hal positif untuk memotivasikan pegawai agar bisa hidup sehat.

Benyamin mengaku kebersihan di kantornya itu selalu dijaga dan memang sudah dihias sedemikian rupa agar memberikan kenyaman kepada para pegawai.

“Bukan karena lomba baru kita hias tapi bunga dan keberishan ini sejak saya memimpin kita selalu jaga kebersihan. Tetapi melalui lomba ini kita hanya menambah atau dihias sedikit agar terlihat lebih kelihatan asri,” katanya.

Selain itu, kata Benyamin, dengan penempatan bunga dapat menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu upayanya dengan menerapkan ekoovis. “Kami sejak awal menerapkan yang namanya ekoovis agar bisa mengurangi sampah plastik dan kertas,” katanya.

Selain itu, dijelaskan bahwa dengan penerapan sistem ini, bisa mengurangi sampah plastik dari hasil komsumsi di saat adanya pertemuan maupun acara-acara.

Ada juga pengiritan pada kertas. Kertas yang masih bisa digunakan akan disimpan untuk digunakan saat melakukan print berkas untuk dikoreksi. Setelah dikoreksi barulah dipirint hasil kerja atau dukumen yang dibutuhkan.

Dengan cara tersebut sangat membantu menekan sampah dan mendorong pegawai maupun pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan di kantor itu.

“Kami saat ini menggunakan data digital dalam berbagai kegiatan sehingga bisa irit kertas dan akan berdampak kepada kebersihan lingkungan karena sampah plastik dan kertas akan ditekan,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Sekwan DPRD NTT, Thobias Ngongo Bulu bahwa kebersihan ini merupakan kewajiban yang harus diterapkan di semua instansi.

Kata Thobias, lomba ini diadakan untuk memberikan motivasi agar tetap menjaga kebersihan di instansi masing-masing. “Semuanya sudah bersih namun dari semua ini pasti ada yang lebih baik dan lebih bersih, maka dilakukan penilaian agar ada yang keluar sebagai juara,” sebutnya. (mg29)

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top