DPC PKB Matim Bagi Sembako, Yohanes Rumat: Tidak Ada Misi Politik | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

DPC PKB Matim Bagi Sembako, Yohanes Rumat: Tidak Ada Misi Politik


PEDULI. Ketua DPC PKB Matim, Yohanes Rumat saat menyerahkan paket sembako ke warga di Desa Compang Ndejing, Kamis (16/7). Ini merupakan wujud kepedulian PKB terhadap warga terdampak Covid-19. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

POLITIK

DPC PKB Matim Bagi Sembako, Yohanes Rumat: Tidak Ada Misi Politik


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Manggarai Timur (Matim) melakukan kegiatan sosial dengan berbagi kasih membagi paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19, Kamis (16/7).

Kegiatan berbagi sembako itu berlangsung di Kampung Ligot, Desa Compang Ndejing, Kecamatan Borong, Matim. Penyerahan secara simbolis dilakukan Ketua DPC PKB Matim, Yohanes Rumat kepada masyarakat, koordinator wilayah, dan pengurus PKB masing-masing kecamatan di Matim.

Hadir dalam kegiatan itu anggota DPRD Matim Fraksi PKB, masing-masing Bona Jemarut, Ferdinandes Alfa, dan Bona Ngendo. Selain sembako, PKB juga membagi masker kepada masyarakat.

“Paket sembako ini bantuan Ketua Umum PKB Haji Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI, dan juga gabungan kebijakan lokal di DPC PKB Matim. Inilah salah satu kontribusi PKB di Matim dengan banyak berbuat nyata,” ujar Yohanes Rumat, kepada TIMEXKUPANG.com di sela-sela kegiatan bagi sembako.

Menurutnya, total bantuan yang diberikan sebanyak 900 paket. Terdiri dari beras sebanyak 4.500 kg atau 4,5 ton, minyak goreng 900 liter, dan gula pasir sebanyak 900 kg. Sementara masker sebanyak 4.000 pcs. Khusus bantuan masker, sudah didistribusikan satu bulan sebelumnya sebanyak 3.000 pcs.

“Untuk masker, hari ini kita bagi 1.000 pcs. Karena yang 3.000 pcs satu bulan sebelumnya sudah dibagi gratis kepada masyarakat. Sebelumnya juga kami sudah bagi 500 paket sembako kepada mahasiswa asal Matim di Kupang. Kami bagi dalam dua tahap. Setiap tahap kita bagi 250 paket sembako,” ungkap Yohanes Rumat.

Sehingga kata dia, kegiatan pembagian sembako di tengah pandemi covid-19, bukan baru pertama kali dilakukan PKB.

Yohanes menegaskan, bantuan itu tidak ada motif politik. Tapi yang ada, kepedulian dan cinta kasih PKB untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. “Sifatnya gotong royong dan kemanusian,” tegasnya.

“Disini tidak ada misi politik atau ada embel-embel. Hari ini kita memang gunakan atribut partai, tapi itu karena sudah melakat dengan jabatan yang harus dipertanggungjawabkan,” tambah Yohanes Rumat.

Yohanes menambahkan, yang menjadi sasaran penerima sembako itu, betul-betul mereka yang betul-betul memenuhi kriteria alias orang terdampak Covid-19, dan yang layak dibantu. Termasuk di dalamnya janda dan duda, penyandang disabilitas, serta warga yang belum pernah menerima bantuan dari pemerintah.

“Disini kita tidak tebang pilih atau tidak melihat siapa dia. Tapi kita melihat layak atau tidak dibantu. Bantuan sembako ini, akan didistribusikan ke seluruh kecamatan di Matim. Nanti anggota DPRD Matim yang akan bagi ke masing-masing daerah pemilihan. Juga dibantu oleh koordinator di setiap wilayah desa dan kecamatan,” bilang Rumat.

Sekertaris Fraksi PKB DPRD Matim, Bona Jemarut, dalam kesempatan itu meminta masyarakat untuk terus berdoa agar pandemi Covid-19 segera berlalu. Juga berdoa kepada pemimpin dan seluruh pengurus PKB dari pusat hingga ke daerah kabupaten, bahkan kecamatan dan desa, untuk tetap sehat dan selalu bergerak bersama masyarakat. Bona juga minta masyarakat untuk tidak melihat besarnya bantuan yang ada.

“Kami minta untuk jangan melihat besar kecil barangnya. Tapi lihat niat dan cinta dari PKB untuk masyarakat. Disini PKB tentu hanya mau menyampaikan rasa hormat, gotong royong, dan kemanusia. Jujur disini PKB membagi kasih dari hati ke hati, yang paling dalam,” kata Bona.

Bona juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan penyebaran covid-19. Jangan takut atau panik, tapi tetap waspada. Dalam era adaptasi kebiasaan baru (AKB), tetap beraktifitas seperti biasa. Namun dengan mengikuti protokol kesehatan, seperti memakai masker, hindari kerumunan.

Warga Kampung Ligot, Desa Compang Ndejing, Yohanes Dambot, kepada TIMEXKUPANG.com mengaku senang dan bangga, mendapat bantuan sembako dari DPC PKB Matim.

Bantuan itu, kata Yohanes, sangat berarti bagi mereka. Apalagi dia bersama warga lain yang hadir belum pernah terima bantuan sembako dari pihak manapun.

“Jujur pak, bantuan ini sangat membantu kami warga miskin. Sudah sangat berati dengan bantuan yang kami terima. Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PKB Gus AMI dan juga DPC PKB Matim. Kami hanya bisa balas dengan doa atas kepedulian PKB. Semoga terus sukses dsn tetap selalu bersama masyarakat,” tutur Yohanes Dambot. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top