Tiga Unit Laptop Milik Dinas PKO TTU Hilang, Polisi Tak Temukan Kerusakan Saat Olah TKP | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tiga Unit Laptop Milik Dinas PKO TTU Hilang, Polisi Tak Temukan Kerusakan Saat Olah TKP


Kasat Reskrim Polres TTU, AKP. Sujud Alif Yumlamlam. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Tiga Unit Laptop Milik Dinas PKO TTU Hilang, Polisi Tak Temukan Kerusakan Saat Olah TKP


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak tiga unit laptop milik Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dilaporkan Hilang. Diduga dicuri oleh oknum tak dikenal yang berhasil membobol pintu masuk ruangan sekaligus pintu lemari tempat disimpan kedua laptop tersebut.

Diduga kuat, ketiga laptop yang hilang tersebut diantaranya, laptop yang dipegang Santi Oemenu di Bagian Aset, Fransiska Seran selaku Bendahara Perlengkapan di bagian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), dan laptop yang digunakan Martinus Anapah, Kepala Seksi Perlengkapan.

Sesuai data yang dihimpun Timor Express dari sejumlah sumber terpecaya menyebutkan, ketiga laptop yang hilang itu diduga kuat berisi dokumen tentang pengelolaan DAK dan aset pada dinas setempat selama ini.

Kasat Reskrim Polres TTU, AKP. Sujud Alif Yumlamlam kepada Timor Express, Sabtu (18/7) mengatakan, pihaknya telah menerima pengaduan dan membuat laporan pencurian dengan No: LP/223/VI/2020/NTT/Res TTU, dan kini pihak penyidik Polres sementara menangani kasus tersebut.

“Kita sudah terima laporannya dan sementara lakukan penyelidikan lapangan. Sebelumnya tiga orang saksi sudah diambil keterangan. Dalam olah TKP juga tidak ditemukan adanya kerusakan,” kata Sujud

Menurut Sujud, sesuai laporan polisi (LP) yang diterima pihaknya, aksi pencurian di Dinas PKO TTU sudah terjadi sebanyak dua Kali. Kasus pertama terjadi pada awal bulan Juni, dan Kasus kedua pada akhir Juni.

Sujud menambahkan, untuk kedua kasus tersebut pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi masing-masing sebanyak tiga orang saksi yang mengetahui persis tentang keberadaan laptope tersebut.

Menyinggung terkait Kehilangan laptop dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi DAK oleh Polda NTT, Sujud mengatakan, pihaknya belum melakukan pengembangan terkait motif dari peristiwa yang terjadi di Kantor Dinas PKO tersebut. Sementara ini masih fokus melakukan penyelidikan sesuai dengan laporan polisi yang diterima.

“Kalau untuk kaitan dengan Kasus dugaan Korupsi yang ditangani Polda NTT kita belum ada petunjuk. Penyidik sementara lakukan penyelidikan sesuai laporan polisi yang diterima,” kata Sujud.

Disebutkan, hasil penyelidikan lapangan yang dilakukan terhadap kasus pencurian dengan TKP kantor Dinas PKO TTU itu tidak menemukan adanya kerusakan, baik itu di pintu lemari tempat disimpan laptop maupun pintu ruangan.

Sedangkan pada laporan polisi kedua, sesuai hasil olah TKP pelapor menyampaikan adanya kerusakan pada lubang fentilasi dari bagian bangunan gedung itu sehingga menurut pengakuan pelapor, pencuri melancarkan aksinya melalui lubang fentilasi tersebut.

“Saat penyelidikan lapangan tidak ada barang lain yang hilang. Untuk laporan pertama dan kedua juga sama, hanya laptop sendiri saja yang hilang. Sedangkan barang lain tetap pada posisi yang sama sebelum dengan kejadian berlangsung,” jelasnya.

Sujud optimistis, kasus inni akan diusut sampai tuntas. Apakah kasus tersebut benar murni musibah atau adanya motif lain yang tersirat dari kehilangan laptop itu.

Sujud berharap, apabila ada pihak yang mengetahui adanya kehilangan dua laptop tersebut bisa memberikan petunjuk baru kepada penyidik untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Kita akan usut kasus ini sampai tuntas. Kalau benar murni musibah akan kita ungkap dan kalau bukan musibah dan ada indikasi lain pun akan kita ungkap,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top