Resmikan Kampung Tangguh di Kelurahan Nangalimang, Begini Penjelasan Bupati Sikka | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Resmikan Kampung Tangguh di Kelurahan Nangalimang, Begini Penjelasan Bupati Sikka


DITERIMA SECARA ADAT. Bupati Sikka, Fransikus Roberto Diogo (tengah) bersama unsur Forkopimda diterima secara adat oleh tokoh masyarakat setempat saat hadir meresmikan Kampung Tangguh Nusantara di Kelurahan Nangalimang, Kecamatan Alok, Rabu (15/7) lalu. (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Resmikan Kampung Tangguh di Kelurahan Nangalimang, Begini Penjelasan Bupati Sikka


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Bupati Sikka, Fransikus Roberto Diogo bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meresmikan Kampung Tangguh Covid 19, di Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok, Rabu (15/7).

Peresmian Kampung Tangguh Covid-19 itu dimaksudkan agar masyarakat tetap bekerja sebagai biasanya tanpa rasa takut, namun tetap mengikuti protokoler kesehatan, diantarannya selalu menggunakan masker, mencuci tangan, dan mejaga jarak.

“Peresmian Kampung Tangguh terhadap pandemi Covid-19 ini dimaksudkan agar masyarakat tetap melaksanakan akitivitasnya seperti biasa. Yang petani, terus menjalankan tugasnya, yang tenun ikatpun tetap jalan, yang berprofesi sebagai tukang pun tetap beraktivitas seperti biasa, namun tetap mematuhi protokol kesehatan,” jelas Bupati yang akrab disapa Robi Idong di Maumere, Rabu (15/7).

Robi menjelaskan, Kampung Tangguh merupakan program kampung model yang dipelopori Polda Jawa Timur. Oleh karena itu Kampung Tangguh ini akan menjadi kampung model di Sikka. Masyarakat akan tetap memproduksi, terus bekerja sehingga tetap berpenghasilan dengan tetap mengikuti protokoler kesehatan.

Dijelaskan, program Kampung Tangguh Nusantara ini berawal dari program Polri yang kemudian dicanangkan di Polda Jawa Timur.

“Tujuan Kampung Tangguh pandemi Covid-19 ini, agar masyarakat tetap bekerja, tetap berpenghasilan dengan selalu mengikuti protokoler kesehatan. Masyarakat teus bekerja untuk mendapat penghasilan demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga,” jelas Robi.

Terpisah, Lurah Nangalimang, Aloysius Parera kepada media ini menjelaskan, peresmian Kampung Tangguh di keluarahannya itu berawal dari konsep yang disampaikan Kapolres Sikka AKBP Sajimin.

Kapung Tangguh Nusantara (Tulada Rani), kata Aloysius, dibuat saat pandemi virus korona agar masyarakat tetap beraktivitas seperti biasanya dengan selalu mengikuti protololer kesehatan.

Aloysius menyebutkan, di Sikka, Kampung Tangguh akan dilaksanakan pada tiga lokasi. Yakni di wilayah Polsek Alok, Polsek Lela, dan Polsek Waigete. Oleh karena itu, lanjut Aloysius, Kampung Tangguh yang diresmikan Bupati Sikka di wilayah Polsek Alok itu lokasinya tepat di wilayah RT 017/RW 006 Kelurahan Nangalimang, Kecamatan Alok.

“Hari ini Bupati Sikka bersama Forkopimda meresmikan Kampung Tangguh Nusantara agar masyarakat mampu menghadapi pandemi virus korona, dengan tetap mengikuti protokoler kesehatan. Masyarakat terus bekerja untuk meningkatkan ekonominya asalkan tetap menaati protokoler kesehatan,” jelas Aloysius.

Kapolres Sikka, AKBP Sajimin pada kesempatan yang sama mengatakan, pembentukan Kampung Tangguh Nusantara itu berawal dari inisiatif Polda Jawa Timur. Karena inisiataif tersebut sangat positif, Polres Sikka pun mengadopsi program tersebut dan menerapkannya di daerah ini. (Kr5)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top