Pekan Depan Golkar Umumkan Hasil Survei Paslon Bupati Belu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pekan Depan Golkar Umumkan Hasil Survei Paslon Bupati Belu


Ketua DPD I Golkar NTT, Melki Laka Lena pose bersama para bakal calon Bupati Belu yang mendaftar di Golkar usai pembukaan Musda X Partai Golkar Belu, Selasa (21/7). (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

POLITIK

Pekan Depan Golkar Umumkan Hasil Survei Paslon Bupati Belu


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, Partai Golkar akan mengumumkan hasil survei bakal calon kepala daerah (Cakada) dari partai tersebut pekan depan.

“Paling lambat awal Agustus Partai Golkar umumkan hasil survei terhadap lima orang calon Bupati dan Wakil Bupati yang sudah mendaftar ke Partai Golkar beberapa waktu lalu,” ungkap politikus yang akrab disapa Melki Laka Lena saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) X DPD II Partai Golkar Belu di gedung Betelalenok, Atambua, Selasa (21/7) sore.

Melki menyebutkan, proses survei para bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Belu sebenarnya sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, namun terhambat oleh pandemi Covid-19.

“Seandainya tidak ada pandemi Covid-19, kemungkinan hasil surveinya sudah selesai dan sudah diumumkan. Tetapi karena wabah Covid-19 sehingga jadwal survei ditunda dan saat ini sedang dilakukan survei,” kata sosok yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini.

Melki Laka Lena menegaskan, meski hasil survei terhadap balon Bupati-Wabup Belu diumumkan awal Agustus nanti, namun itu bukan satu-satunya syarat mutlak dalam menentukan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati yang akan diusung Partai Golkar pada Pilkada Belu tahun ini.

“Masih ada syarat kekuatan koalisi partai politik pendukung. Jadi hasil survei tidak jadi syarat mutlak bagi Partai Golkar untuk mengeluarkan SK (Surat Keputusan, Red),” tandasnya.

Terkait hasil survei, lanjut Melki, pihaknya tidak bisa mengintervensi, karena keputusan ada di tingkat DPP. Tugas DPD II Golkar NTT hanya sebatas mrnyampaikan rekomendasi sesuai hasil survei. Selanjutnya DPP yang akan melakukan pleno penetapan dan menerbitkan SK.

“Semua punya peluang yang sama. Hasil survei tidak bisa diintervensi. Nanti setelah survei baru DPP akan putuskan dalam pleno,” tandasnya.

Melki juga meminta balon Bupati-Wabup dari Golkar untuk menjaga agar suasana tahapan pilkada berjalan aman, lancar, dan tertib. Politik itu tentu berbeda sehingga perlu menghargai perbedaan itu. Bukannya berbeda lalu saling menghujat dan memfitnah. Sebab siapa pun yang terpilih tentu menjadi Bupati untuk wilayah Belu dan bukan hanya untuk kelompok tertentu.

Terkait Musda X Partai Golkar Belu, Melki berpesan agar dijalankan dengan mengedepankan musyawarah mufakat, dan mengutamakan aklamasi. Sehingga menghindari gesekan apalagi Musda dilakukan di situasi jelang Pilkada.

Sementara Ketua DPD II Golkar Belu, Epy Nahak dalam sambutannya mengatakan Musda X Golkar Belu, tentu berjalan sukses sesuai sesuai arahan DPD untuk utamakan musyawarah dan mufakat. Sehingga tentunya aklamasi menjadi pilihan untuk menentukan Ketua DPD II Golkar Belu lima tahun ke depan.

“Karena bertepatan dengan Pilkada sehingga kami hindari konflik. Kami akan pilih aklamasi sesuai arahan DPD,” ujar Epy Nahak yang juga Wakil Ketua DPRD Belu.

Sementara Bupati Belu Willy Lay dalam sambutannya mengaku bangga dengan dinamika yang terjadi dalam Musda X Golkar Belu. Karena memilih ketua dengan mengedepankan musyawarah mufakat, dan utamakan aklamasi.

“Pemilihan aklamasi itu yang diharapkan sehingga tidak ada konflik. Salut untuk Partai Golkar yang memilih aklamasi,” katanya.

Bupati Willy mengakui, kontribusi Golkar yang dilakukan selama ini, luar biasa. Sehingga tidak heran jika Partai Golkar selalu mendapat dukungan dan simpati dari masyarakat. Terbukti posisi Golkar di Belu tidak bergeser dari kursi pimpinan. Posisinya selalu mendapat porsi ketua.

Ia juga menyampaikan terima kasih untuk Melki Laka Lena yang sudah membantu masyarakat Belu melalui berbagai dukungan bantuan di tengah Covid-19. Seperti bantuan fentilator, tes cepat molekuler (TCM) dan bantuan APD untuk 17 Puskesmas di Belu, dan bantuan lainnya. (mg33)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top