Resmi Jabat Rektor Unimor, Dr. Stefanus Sio Konsentrasi Kembangkan SDM Dosen | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Resmi Jabat Rektor Unimor, Dr. Stefanus Sio Konsentrasi Kembangkan SDM Dosen


ANGKAT SUMPAH. Rektor Unimor, Dr. Ir. Stefanus Sio didampingi rohaniwan mengucapkan sumpah jabatan sebagai Rektor di Student Center Unimor, Selasa (21/7). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PENDIDIKAN

Resmi Jabat Rektor Unimor, Dr. Stefanus Sio Konsentrasi Kembangkan SDM Dosen


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Doktor Stefanus Sio yang terpilih menjadi Rektor Universitas Negeri Timor (Unimor) beberapa waktu lalu akhirnya dilantik oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI), Nadiem Anwar Makarim, Selasa (21/7). Dr. Stefanus Sio menjadi Rektor Unimor untuk periode 2020-2024.

Acara pelantikan dilakukan secara virtual melalui video conference, dimana Mendikbud melantik dari Jakarta, sementara Rektor Stefanus Sio menjalani prosesi pelantikan dari Student Center Unimor, di Kefamenanu, Selasa (21/7).

Hadir dalam kegiatan pelantikan tersebut, Kapolres TTU, Dandim 1618/TTU, para pimpinan bank, perwakilan dari Pemda TTU, Kepala Kantor Agama, pimpinan perguruan tinggi, Ketua Yayasan Sandinawa, Senat Unimor, pejabat Unimor, tokoh adat, tokoh agama, dan undangan serta keluarga.

Rektor Unimor, Dr. Stefanus Sio usai pelantikan kepada Timor Express, Selasa (21/7) mengatakan, momen yang baru dilaluinya memiliki makna yang sangat besar. Dr. Stefanus menyadari dirinya menerima tanggung jawab yang besar untuk memajukan Unimor menjadi lebih baik kedepannya.

Untuk itu, Dr. Stefanus mengajak seluruh civitas akademika Unimor untuk secara bersama bergotong-royong memajukan perguruan tinggi negeri yang berada di perbatasan RI-RDTL ini.

“Ini tanggung jawab besar untuk saya. Oleh karena itu, saya bersama dengan seluruh civitas akademika berkolaborasi, bekerja sama untuk memajukan lembaga ini walaupun lembaga ini berada di perbatasan antara RI-RDTL,” kata Dr. Stefanus.

Stefanus menambahkan, dengan amanah ini, ia akan berkonsentrasi penuh melaksanakan sejumlah program kerja unggulan, khususnya upaya memajukan dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) tenaga dosen di lembaga tersebut, sebab untuk saat ini, rata-rata dosen Unimor masih berkualifikasi pendidikan magister (S2).

Selain itu, lanjut Dr. Stefanus, pihaknya akan bekerja sama dengan semua pihak termasuk pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk membangun infrastruktur kampus seperti penambahan ruang kuliah, karena selama ini Unimor mengalami kekurangan ruangan.

“Kedepan kita akan tingkatkan kualifikasi pendidikan para tenaga kependidikan kita sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikan doktoral. Walaupun kami berada di daerah, tapi kampus harus ditata dengan baik sehingga orang dari luar melihat kampus yang ada di perbatasan luar biasa,” katanya.

Stefanus mengatakan, dalam sambutannya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengatakan lembaga pendidikan Indonesia saat ini sedang berada dalam tantangan di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, lembaga pendidikan harus menyiasati dengan serius supaya perkuliahan semester ganjil dapat berjalan dengan baik.

“Karena itu nanti kita persiapkan dengan baik bapak/ibu dosen agar mereka dibekali dengan hal teknis dalam perkuliahan daring sehingga pelayanan kepada mahasiswa dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk mahasiswa, terang Dr. Stefanus, masih ada kendala yang ditemui seperti tidak memiliki android, dan ketersediaan jaringan listrik dan internet. Ini tentu akan menghambat mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan daring.

“Walaupun ada kendala, kita sarankan mereka untuk ke kampus supaya tetap mengikuti perkuliahan secara daring, dengan tetap patuhi protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top