Hindari Gejolak Internal Jelang Pilkada, Golkar Belu Aklamasi Pilih Epy Nahak | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Hindari Gejolak Internal Jelang Pilkada, Golkar Belu Aklamasi Pilih Epy Nahak


TERPILIH AKLAMASI. Epy Nahak, Ketua DPD II Golkar Belu terpilih. (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

POLITIK

Hindari Gejolak Internal Jelang Pilkada, Golkar Belu Aklamasi Pilih Epy Nahak


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Musyawarah Daerah (Musda) X DPD II Partai Golkar Kabupaten Belu kembali mempercayakan Epy Nahak, sebagai petahana untuk memimpin partai itu di Belu lima tahun ke depan.

Epy Nahak yang juga Wakil Ketua DPRD Belu, terpilih aklamasi dalam Musda X yang digelar di gedung Betelalenok, Selasa (21/7).

Pemilihan yang akan berakhir aklamasi ini sudah diprediksi sebelumnya karena tidak ada figur lain yang menonjol dibanding Epy Nahak. Terbukti, semua pengurus anak cabang (PAC) dan organisasi sayap Golkar menghendaki Epy Nahak kembali menahkodai Partai Golkar Belu.

Hal lain yang mendasari pilihan aklamasi ini adalah untuk menghindari gejolak di internal Golkar menjelang Pilkada di kabupaten yang berbatasan darat dengan negara Timor Leste ini.

Ketua terpilih DPD II Golkar Belu, Epy Nahak saat dikonfirmasi Rabu (22/7) mengatakan, forum Musda menghendaki dirinya kembali manahkodai Golkar Belu satu periode ke depan. Jalannya Musda berlangsung aman tertib dan lancar. Pemilihan dilakukan sesuai asas musyawarah, mufakat dengan mengedepankan aklamasi.

“Saya terpilih aklamasi dan itu keinginan Musda sebagai forum tertinggi. Selain itu juga ini arahan petinggi partai agar kedepankan aklamasi karena Pilkada sehingga kami hindari konflik,” tandasnya.

Epy menuturkan, sebagai ketua, ia siap melaksanakan kepercayaan yang diemban. Tentu dibuktikan melalui kerja nyata untuk besarkan Golkar Belu ke depan.

Sebagai langkah awal, kata Epy, ia secepatnya menyusun formatur dan menggelar musyawarah cabang di 12 Kecamatan. “Kita bekerja cepat, sampai di tingkat desa. Setelah itu kita konsolidasi untuk Pilkada,” tandasnya.

Ia mengatakan DPP partai Golkar belum menetapkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dari Golkar, karena masih menunggu hasil survei yang sedang berlangsung. Sehingga siapapun paket yang diusung tentu siap didukung.

“Siapapun yang diputuskan dari Golkar, kita siap amankan dan dukung untuk menang. Kita komitmen Golkar harus menangkan Pilkada,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua DPD I Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena saat membuka Musda X Belu, meminta semua pengurus partai untuk sukseskan Musda. Pemilihan mengedepankan musyawarah mufakat dan mengindari gesekan atau konflik jelang pilkada.

“Kita tahu Belu pastinya pemilihan aklamasi. Berbeda Musda di TTU. Ya mungkin jelang Pilkada sehingga harus butuh penyegaran,” tandasnya.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini meminta semua pengurus untuk fokus Pilkada. Melakukan membangun komunikasi dan memperkuat konsolidasi hingga pelosok desa untuk menangkan paket yang diusung Golkar.

Ia juga meminta bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dari Golkar  untuk menjaga agar suasana tahapan pilkada berjalan aman, lancar, dan tertib.

“Tentunya berbeda pilihan itu biasa. Bukannya berbeda lalu saling menghujat dan memfitnah. Sebab siapa pun yang terpilih tentu menjadi Bupati untuk wilayah Belu dan bukan hanya untuk kelompok tertentu,” tandas Melki.

Kegiatan Musda X dibuka Ketua DPD I Golkar NTT, Melki Laka Lena dan sejumlah pengurus DPD I Partai Golkar NTT. Turut hadir bakal calon (Balon) Bupati asal Golkar, Willybrodus Lay (Bupati Belu), Balon Bupati Agus Taolin, Balon Wabup Apolonarios da Costa, Yohaneta Mesak, Vincent Laka, dan Marsel Mau Meta. (mg33)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top