Atasi Dampak Covid-19, Pemerintah Beri Insentif Industri Media | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Atasi Dampak Covid-19, Pemerintah Beri Insentif Industri Media


Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh. (FOTO: Guslan Gumilang/Jawa Pos)

NASIONAL

Atasi Dampak Covid-19, Pemerintah Beri Insentif Industri Media


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah memastikan bahwa industri media akan menerima sejumlah insentif guna mengatasi ancaman penutupan perusahaan pers dan pemutusan hubungan kerja (PHK) para pekerjanya akibat pandemi Covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengemukakan hal itu dalam temu virtual bersama Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh, dan sejumlah perwakilan asosiasi media massa nasional di Jakarta, Jumat (24/7).

Ketua Dewan Pers, M. Nuh menyambut baik insentif tersebut. Hal itu menunjukkan bukti perhatian pemerintah kepada keberlangsungan industri media.

“Dewan Pers meyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian yang tinggi terhadap nasib dan keberlangsungan pers sebagai pilar keempat demokrasi. Sebagai bagian dari komponen bangsa, pers nasional mendukung upaya pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19,” ujar M. Nuh dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (25/7).‎

BACA JUGA: Asosiasi Perusahaan Media dan Asosiasi Profesi Media Butuh Stimulus

Berikut ini poin-poin yang disampaikan pemerintah terkait insentif bagi industri media:

1. Pemerintah akan menghapuskan pajak pertambahan nilai (PPN) bagi kertas koran sebagaimana dijanjikan Presiden Jokowi sejak Agustus 2019. Dalam Peraturan Menteri Keuangan yang menjadi peraturan pelaksana Perpres No. 72 Tahun 2020, akan ditegaskan bahwa PPN terhadap bahan baku media cetak menjadi tanggungan Pemerintah.

2. Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan, akan mengupayakan mekanisme penundaan atau penangguhan beban listrik bagi industri media.

3. Pemerintah akan menangguhkan kontribusi BPJS Ketenagakerjaan selama 12 bulan untuk industri pers dan industri lainnya lewat Keppres.

4. Pemerintah akan mendiskusikan dengan BPJS Kesehatan terkait penangguhan pembayaran premi BPJS Kesehatan bagi pekerja media.

5. Pemerintah memberikan keringanan cicilan Pajak Korporasi di masa pandemi dari yang semula turun 30 persen menjadi turun 50 persen.

6. Pemerintah membebaskan Pajak Penghasilan (PPh) karyawan yang berpenghasilan hingga Rp 200 juta per bulan.

7. Pemerintah akan menginstruksikan semua Kementerian agar mengalihkan anggaran belanja iklan mereka, terutama Iklan Layanan Masyarakat, kepada media lokal. (jpc/jpg))

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top