Kapal Lampara Milik DKP TTU Terbakar di Pantai Wini, Polisi Lakukan Hal Ini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kapal Lampara Milik DKP TTU Terbakar di Pantai Wini, Polisi Lakukan Hal Ini


SISA PUING. Tampak puing Kapal Lampara Ikan Paus 05 milik DKP TTU yang terbakar di Pantai Wini, Sabtu (25/7). (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Kapal Lampara Milik DKP TTU Terbakar di Pantai Wini, Polisi Lakukan Hal Ini


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Satu unit kapal lampara Ikan Paus 05 milik Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terbakar di tepi pantai Wini, Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Sabtu (25/7).

Kapal lampara milik Pemerintah Daerah yang dikontrak oleh seorang nelayan bernama Rafael Toda, warga Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara tersebut terbakar setelah berlabuh di tepi pantai Wini.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, Sabtu (25/7) sekira pukul 06:00 Wita kapal itu keluar dari laut setelah mencari ikan. Lampara dilabuhkan di tepi pantai Wini yang berjarak sekira 600 meter dari pinggir pantai.

Sekitar pukul 13:00 Wita, saksi Jhoni Lopes yang melihat kapal lamparan tersebut terbakar dan langsung memberitahukan kejadian itu ke Rafael Toda yang berada di rumahnya melalui telepon.

Mendapat informasi dari Jhoni, Rafael langsung berlari ke pinggir pantai dan melihat kapal lampara Ikan Paus 05 tersebut sudah terbakar di bagian dek atas.

Selanjutnya, Rafael meminta bantuan nelayan lainnya untuk bisa membantu memadamkan kobaran api yang melahap habis bagian dek atas kapal. Sayangnya, upaya pemadaman api terlambat sehingga tidak ada barang yang berhasil diselamatkan.

Informasi lainnya yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan, selain kapal, sejumlah perlengkapan kapan juga ikut terbakar. Seperti pukat mini porsein sepanjang 300 meter, mesin jenis Yanmar 300, gir box, dan genset 2 unit. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

Atas kejadian tersebut, korban Rafael Toda langsung mendatangi Polsek Wini untuk melaporkan masalah tersebut.

Kapolres TTU AKBP Nelson Felipe Dias Quintas saat dikonfirmasi Timor Express melalui sambungan telepon, Senin (27/6) membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Nelson, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran itu.

“Kita sudah terima laporan dan ditangani oleh Polsek Insana Utara. Kita masih selidiki penyebab terjadinya kebakaran itu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten TTU, Marselina Sumu ketika dikonfirmasi Timor Express di ruang kerjanya, Senin (27/7) mengatakan, tim dari dinas telah mendatangi lokasi kejadian kebakaran kapal lampara Ikan Paus 05 milik Pemkab TTU di Pantai Wini.

Dikatakan, tim dari DKP telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna mengungkapkan penyebab terjadinya kebakaran kapal tersebut. Pihak Kepolisian pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengambil sampel untuk dilakukan uji lab.

“Kapal lampara itu memang terbakar habis. Penyebabnya sampai saat ini belum diketahui karena masih diselidiki pihak kepolisian,” tutur Marselina.

Terkait dugaan kerugian, Marselina Merinci, harga kapal itu nilai belinya sebesar Rp 500 juta, namun sudah mengalami penyusutan karena sudah digunakan selama lima tahun. Ada juga genset dan pukat serta perlengkapan lainnya yang ikut hangus terbakar pula.

Untuk itu, kata Marselina, sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan apakah pihak ketiga yang akan bertanggung jawab atas kejadian tersebut ataukah pemerintah daerah. Namun apabila kebakaran tersebut terjadi akibat kelalaian pihak ketiga, maka harus bertanggungjawab.

“Total kerugian diperkirakan kurang lebih Rp 500 juta. Namun kita belum memastikan pihak mana yang akan bertanggungjawab karena kita belum mengetahui penyebab terjadinya kebakaran itu,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top