KPU Siap Tambah Personil, Verifikasi Syarat Dukungan Perbaikan Paket Ayo | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

KPU Siap Tambah Personil, Verifikasi Syarat Dukungan Perbaikan Paket Ayo


Ketua KPU TTU, Paulinus Lape Feka. (FOTO: Istimewa)

POLITIK

KPU Siap Tambah Personil, Verifikasi Syarat Dukungan Perbaikan Paket Ayo


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) akan menyiapkan tambahan personil untuk melakukan verifikasi terhadap syarat dukungan perbaikan dari bakal pasangan bakal calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati TTU Jalur Independen, Agustinus Talan-Yosep Akoit (Paket Ayo).

Pasalnya, jangka waktu yang disyaratkan dalam PKPU Nomor 1 Tahun 2020 tentang pencalonan terutama untuk verifikasi syarat dukungan perbaikan akan dilakukan selama satu pekan terhitung sejak 8 Agustus sampai dengan 16 Agustus 2020 tidak berbanding dengan jumlah syarat dukungan perbaikan sebanyak 18.872.

“PPK di beberapa kecamatan yang berada di dekat Kota Kefamenanu akan dipakai untuk melakukan verifikasi faktual terhadap syarat dukungan perbaikan yang akan diajukan oleh paket Ayo,” kata Ketua KPU TTU, Paulinus Lape Feka kepada Timor Express di ruang Kerjanya, Kamis (23/7).

Paulinus menambahkan, jangka waktu yang diberikan kepada Paket Ayo untuk menyerahkan syarat dukungan perbaikan selama tiga hari terhitung sejak tanggal 25-27 Juli 2020. Namun sesuai hasil koordinasi antara Paket Ayo dengan KPU TTU, Syarat dukungan perbaikan akan diajukan pada Tanggal 27 Juli 2020.

Menurut Paulinus, Sesuai hasil pleno KPU, syarat dukungan awal yang diajukan oleh Paket Ayo untuk dilakukan Verifikasi Faktual sebanyak 18.384 dan syarat dukungan yang dinyatakan menemuhi syarat sebanyak 7.369 Sedangkan syarat dukungan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 9.436.

“Syarat dukungan perbaikan yang harus diajukan oleh paket Ayo itu sebanyak 18.872, karena syarat dukungan yang memenuhi syarat di bawah dari 10 persen DPT terakhir,” jelas Paulinus.

Paulinus menjelaskan, proses penyerahan syarat dukungan perbaikan oleh paket Ayo juga akan tetap memperhatikan protokol kesehatan terutama menghindari kontak fisik secara langsung antara petugas penyelenggara dengan tim paket Ayo.

Karena itu, lanjut Paulinus, KPU telah menyurati paket Ayo untuk tidak mengerahkan massa saat menyerahkan syarat dukungan perbaikan kepada KPU untuk verifikasi faktual sehingga tidak melakukan pelanggaran terhadap anjuran pemerintah yang telah dituangkan dalam PKPU Nomor 6 Tahun 2020.

“Jadi penyerahannya itu nanti kita siapkan disinfektan untuk sterilisasi. Orang-orang yang menyerahkan dibatasi kemudian dokumen diserahkan nanti tidak langsung. Kita sterilisasi beberapa waktu kemudian baru bisa kita melanjutkan dan membuka dokumen itu jadi untuk proses verifikasi,” jelasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top