2 Kali Gagal Tender, Proyek Wisata Rohani Teluk Gurita Senilai Rp 8,4 M Siap Dikerjakan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

2 Kali Gagal Tender, Proyek Wisata Rohani Teluk Gurita Senilai Rp 8,4 M Siap Dikerjakan


WISATA RELIGI. Inilah proyek pembangunan wisata rohani Teluk Gurita di Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu. (FOTO: Dinas Pariwisata Belu For TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

2 Kali Gagal Tender, Proyek Wisata Rohani Teluk Gurita Senilai Rp 8,4 M Siap Dikerjakan


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Proyek pembangunan Taman Wisata Rohani Teluk Gurita dan bangunan pelengkap di Kabupaten Belu, sudah bisa dikerjakan awal Agustus.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sedang menyiapkan dokumen untuk penandatanganan kontrak kerja yang dijadwalkan dalam pekan ini. Proyek yang menelan dana senilai Rp 8,4 miliar itu akan dikerjakan PT. Tureleto Batu Indah.

Kepala Dinas Pariwisata Belu, Frederikus L. Bere Mau melalui Kasubid Pengembangan Daerah Tujuan Wisata, Paulus Charles Djaga saat dikonfirmasi Timor Express, Senin (27/7) menjelaskan, pihaknya sudah menerima hasil lelang yang dikirim Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP), dimana penyedia barang jasa adalah PT. Tureleto Batu Indah dan konsultan pengawas PT. Consilindo Inti Teknikal.

“Kami sudah terima berkas dari Pokja ULP. Sebagai tindak lanjut kita sudah melakukan rapat persiapan sesuai tahapan sebelum penandantangan kontrak,” tandasnya.

Paulus Charles Djaga selaku PPK menjelaskan, pihaknya telah melakukan rapat persiapan penunjukan penyedia jasa, rapat persiapan penandatanganan kontrak, diikuti rapat PCM sebelum SPMK diterbitkan.
Tentunya persiapan tahapan untuk membahas persiapan lapangan seperti teknis waktu pelaksanaan.

Ia mengatakan dari waktu yang disediakan sesuai penawaran, tidak ada keterlambatan, dimana kalender kerja selama 150 hari berakhir 31 Desember. Untuk itu, pihaknya sedang mempercepat persiapan penandatangan kontrak kerja yang diagendakan diteken dalam pekan ini.

“Tentunya kita upayakan sehingga sebelum 31 Juli sudah bisa mulai action. Kendala alam seperti hujan sehingga kita harap cuaca bisa bersahabat,” ujarnya.

Dia menjelaskan, item pekerjaan yang dikerjakan berupa bangunan utama gereja, pintu, jendela, relief jalan salib dalam gereja. Selain itu ada tambahan bangunan berupa 10 patung malaikat berukuran tinggi 2,7 meter hingga 3 meter.

Selain itu ada bangunan pelengkap berupa pekerjaan dinding penahan longsor dan pekerjaan los lapak jualan. “Ada bangunan los lapak sehingga masyarakat sekitar bisa jualan misalnya jualan kuliner dan cendera mata,” tandasnya.

Kepala Bagian (Kabag) ULP Kabupaten Belu, Fredi Hale Kin saat dikonfirmasi sebelumnya melalui Kasubag Pengadaan, Fransiskus Lako, menjelaskan, proses di tingkat pokja sudah selesai dan hasil tender sudah disampaikan ke pimpinan.

“Setelah disampaikan ke Dinas Pariwisata maka tahapan selanjutnya menjadi kewenangan PPK,” ujarnya.

Untuk diketahui, paket proyek pembangunan Taman Wisata Rohani Teluk Gurita senilai Rp 8,4 miliar sempat dua kali gagal tender. Kegagalan ini karena penyedia jasa tidak mampu memenuhi persyaratan yang diminta. Sebanyak empat penyedia jasa yang lolos sampai tahap kualifikasi dan hasilnya PT Tureleto Batu Indah keluar sebagai pemenang setelah dilakukan tender ke tiga. (mg33)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top