KPU TTU Tolak Syarat Dukungan Perbaikan, Harapan Paket AYO Sirna | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

KPU TTU Tolak Syarat Dukungan Perbaikan, Harapan Paket AYO Sirna


SERAHKAN BERKAS. Paket AYO saat menyerahkan syarat dukungan perbaikan kepada KPU yang diterima Ketua KPU TTU, Paulinus Lape Feka, Senin (27/7) malam pukul 23.50 Wita. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

POLITIK

KPU TTU Tolak Syarat Dukungan Perbaikan, Harapan Paket AYO Sirna


Pilkada TTU Dipastikan Tanpa Calon Independen

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Harapan bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati TTU dari jalur Independen, Agustinus Talan dan Yosep Akoit (Paket AYO) untuk ikut bertarung di Pilkada serentak 2020 sirna. Ini setelah KPU TTU menyatakan perbaikan syarat dukungan yang diserahkan Paket AYO tidak memenuhi syarat (TMS).

Terpantau Timor Express, Senin (27/7) malam sekira pukul 23.50 Wita, Paket AYO didampingi tim tiba di Kantor KPU TTU. Kedatangan mereka disambut langsung Ketua KPU, Paulinus Lape Feka dan sejumlah Komisioner KPU bersama Sekertaris.

Penyerahan syarat dukungan perbaikan tersebut diawasi langsung Ketua Bawaslu TTU, Martinus Kolo bersama komisioner Bawaslu lainnya dibantu Panwascam Kota Kefamenanu.

Syarat dukungan perbaikan yang diajukan Paket AYO ke KPU untuk diteliti tersebut sebanyak 19.000 ribu lebih. Setelah penyerahan, pihak KPU langsung melakukan verifikasi dan dinyatakan tidak memenuhi syarat karena penyebaran syarat dukungan itu tidak merata disetiap kecamatan.

Akibatnya, KPU menolak berkas syarat dukungan perbaikan paket AYO dan dinyatakan gugur untuk maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati TTU pada Pilkada 2020 melalui Jalur Independen/Jalur Perseorangan.

Ketua KPU TTU, Paulinus Lape Feka Kepada Timor Express, Selasa (27/7) menjelaskan, setelah menerima perbaikan syarat dukungan itu, KPU langsung melakukan verifikasi. Ternyata, dukungan yang dimasukkan sebanyak 19.000 lebih itu tidak memenuhi syarat.

“Kita sudah terima syarat dukungan perbaikan dari Paket AYO namun setelah kita lakukan pemeriksaan awal, kita temukan bahwa dokumen yang diserahkan itu tidak lengkap sehingga ditolak dan dinyatakan gugur untuk ikut bertarung di Pilkada TTU melalui Jalur Independen,” tutur Paulinus.

Paulinus menambahkan, salah satu penyebab gagalnya Paket AYO ikut bertarung di Pilkada TTU melalui jalur independen karena persebaran syarat dukungan perbaikan dari setiap kecamatan tidak mencapai dua kali lipat dari kekurangan pada syarat dukungan yang diajukan sebelumnya.

Sementara itu, bakal calon bupati, Agustinus Talan ketika dikonfirmasi Timor Express melalui telepon seluler, Selasa (28/7) mengakui adanya kesalahan administrasi dalam penyerahan dokumen syarat dukungan perbaikan yang diajukan ke KPU sehingga ditolak.

Padahal, tim admin telah berusaha untuk melakukan perbaikan dokumen namun tetap ditolak dengan alasan telah melewati ambang batas waktu yang ditentukan melalui PKPU yakni tepat tanggal 27 Juli 2020 pukul 00.00 Wita.

“Saya hanya ingatkan agar KPU jangan jadi titipan ataupun tim sukses sehingga bekerja berdasarkan tekanan. Namun harus lebih profesional dalam menakhodai lembaga independen tersebut,” tegasnya.

Dengan tidak memenuhi syaratnya persyaratan paket AYO, maka dipastikan Pilkada TTU dilakukan tanpa kehadiran pasangan calon dari jalur perseorangan atau independen. (mg26)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top