Kurang 279 Dukungan, KPU Belu Tolak Dokumen Syarat Perbaikan Viva Mateke | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kurang 279 Dukungan, KPU Belu Tolak Dokumen Syarat Perbaikan Viva Mateke


CERMATI BERKAS. Ketua dan anggota KPU Belu serius melalukan pencermatan dan penelitian berkas perbaikan calon perseorangan Viva Mateke di kantor KPU Belu, Selasa (28/7). (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

POLITIK

Kurang 279 Dukungan, KPU Belu Tolak Dokumen Syarat Perbaikan Viva Mateke


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu, terpaksa menghentikan langkah bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati-Wakil Bupati Belu Jalur Perseorangan, Vinsen Loe-Arnaldo Da Silva Tavares (Paket Viva Mateke) menuju tahap II verifikasi faktual. Pasalnya, setelah dilakukan pencermatan dan penelitian dokumen syarat perbaikan terdapat kekurangan 279 dukungan.

Ketua KPU Belu, Mikhael Nahak saat dikonfirmasi Rabu (29/7) menjelaskan, sesuai pleno berita acara KPU hasilnya menolak syarat perbaikan dukungan untuk lanjut tahap verivikasi faktual. Hasil berita acara penolakan dilakukan setelah dilakukan penelitian dan pencermatan berkas perbaikan, dimana hasilnya tidak memenuhi syarat (TMS).

“Dalam berita acara berdasarkan hasil pengecekan dukungan bakal pasangan calon perseorangan paket Viva Mateke dinyatakan tidak memenuhi syarat dukungan dan sebaran sehingga dokumennya ditolak untuk tidak dilakukan verivikasi faktual,” tandas komisioner KPU dua periode ini.

Menurut Mikhael, dari jumlah dukungan perbaikan yang diserahkan sebanyak 17.345, setelah dicermati, dokumen yang memenuhi syarat sebanyak 17.001 dukungan. Sedangkan 344 tidak memenuhi syarat. Dengan demikian terjadi kekurangan sebanyak 279 dari jumlah syarat minimal 17.280 dukungan.

BACA JUGA: KPU Belu Terima 17.345 Syarat Perbaikan Viva Mateke

Dikatakan, mestinya dokumen perbaikan diserahkan lebih awal dari jadwal tiga hari yang disediakan. Akan tetapi syarat perbaikan baru diserahkan di hari terakhir Senin (27/7) sekitar pukul 22.00 Wita. Sehingga kendati jumlah dukungan perbaikan yang diserahkan melebihi syarat minimal, tetapi tidak ada toleransi waktu untuk tambahan dukungan guna memenuhi kekurangan itu.

“Penyerahan dukungan itu di injury time. Jadi setelah kita terima syarat perbaikan kita langsung teliti dan cermati, dan waktunya satu hari saja. Sehingga hasilnya baru diserahkan dini hari pukul 01.00 wita,” ujarnya.

Mikhael mengaku, saat penyampaian hasil dan penyerahan berita acara, paket Viva Mateke menolak dan memilih menempuh jalur hukum. Saat itu juga sempat terjadi protes ada teriakan histeris karena tidak puas. Beruntung saat terjadi keributan anggota Polres Belu turun amankan di lokasi.

“Tidak ada kerusakan fasilitas. Hanya berteriak saat pengumuman berita acara. Mereka tidak terima hasil sehingga tentunya KPU siap untuk tempuh jalur hukum,” tandasnya. (mg33)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top