538 KK di Pulau Sumba Mulai Nikmati Listrik | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

538 KK di Pulau Sumba Mulai Nikmati Listrik


NIKMATI LISTRIK. Manajemen PLN pose bersama salah satu KK yang sudah menikmati listrik melalui program 100 persen desa berlistrik di Pulau Sumba. Diabadikan belum lama ini. (IST)

Advetorial

538 KK di Pulau Sumba Mulai Nikmati Listrik


Melalui Program 100 Persen Desa Berlistrik

KUPANG, TIMEX- Wabah pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini ternyata tidak menyurutkam niat PT PLN Persero untuk melayani masyarakat. Terbukti, PT PLN Persero terus bekerja untuk menghadirkan listrik ke seluruh pelosok tanah air melalui program 100 persen desa berlistrik.

Seperti yang dilakukan di Pulau Sumba. Jelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, PLN berhasil mengalirkan listrik ke 538 Kepala Keluarga (KK) di 12 desa yang tersebar di Pulau Sumba.

Adapun ke-12 desa tersebut antara lain empat desa di Kabupaten Sumba Timur yakni Desa Watumbelar di Kecamatan Lewa Tidahu, Desa Rakawatu, Desa Kondamara di Kecamatan Lewa, Desa Lailara di Kecamatan Katala Mahu Lingu sebanyak 26 pelanggan. Satu desa di Kabupaten Sumba Tengah yaitu Desa Jodu di Kecamatan Umbu Ratu Nggai. Sebanyak tujuh desa di Kabupaten Sumba Barat Daya yaitu Desa Watu Wona, Desa Ana Kaka, dan Desa Ana Engge di Kecamatan Kodi, Desa Hameli Ate di Kecamatan Kodi Utara Desa Menne Ate, Desa Weekombaka, Desa Lua Koba di kecamatan Wewewa Barat.

“Jadi, di tengah pandemi Covid 19 ini, kami senang bisa memberikan sesuatu yang berharga bagi masyarakat kita khususnya di Pulau Sumba. Ini menjadi hadiah bagi masyarakat dalam menyambut HUT RI ke-75,” tutur General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, Agustinus Jatmiko sesuai rilis yang diterima Kamis (29/7).

Dikatakan Jatmiko, PLN juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung pembangunan infrastruktur untuk melistriki desa-desa di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Karena itu maka GM PLN UIW NTT ini berharap, dengan hadirnya listrik tidak hanya dimanfaatkan sebagai alat penerangan tetapi juga untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.

Berdasarkan info dari Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kupang, Cahyo Gunadi bahwa untuk melistriki 12 desa tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 43,14 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 60,20 kms dan 13 buah gardu dengan total 600 kVA.

Sementara itu, Camat Lewa, Banju Ndakumanung mengatakan, listrik menjadi salah satu harapan masyarakat selama ini. “Terima kasih kepada PLN yang telah memberikan listrik. Dengan adanya listrik maka aktifitas masyarakat di malam hari lebih produktif untuk meningkatkan ekonomi.”

Made Hary Palguna selaku Manager UP3 Sumba menyebutkan, rasio desa berlistrik di Pulau Sumba saat ini 90,00 persen dan rasio elektrifikasi 75,12 persen. Untuk desa-desa yang belum berlistrik, kata Made Hary Palguna,
PLN secara bertahap terus membangun infrastruktur kelistrikan untuk melistriki seluruh desa di Pulau Sumba. (*/gat)

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Komentar

Berita lainnya Advetorial

Populer

To Top