Jatah BBM Premium untuk Malaka Hanya 5 KL Per Hari | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Jatah BBM Premium untuk Malaka Hanya 5 KL Per Hari


ANTRE. Para pengendara tampak antre mengisi BBM di Agen Premium, Minyak dan Solar (APMS) Sukabi Betun. (FOTO PISTO BERE/TIMEX)

BISNIS

Jatah BBM Premium untuk Malaka Hanya 5 KL Per Hari


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Pertamina mengalokasikan jatah Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium untuk Kabupaten Malaka sebanyak 5 kiloliter (KL) per hari.

“Kalau untuk Premium memang sudah ada pembatasan. Jadi kalau mau dibilang kelangkaan juga memang kondisinya sudah seperti itu, sehari alokasi kami cuma 5 KL saja,” ungkap Direktur PT. Benenai Permai Pertamina, Emanuel Mendez, saat dikonfirmasi Timor Ekspress, Selasa (28/7). Emanuel dikonfirmasi mengenai tingginya kebutuhan premium di Malaka, namun persediaannya terbatas sehingga terkesan ada kelangkaan BBM jenis premium di wilayah itu.

Menurut Emanuel, untuk BBM jenis Premium, Malaka dijatah 25 KL per minggu sesuai ketentuan dari Pertamina, yaitu Senin, Rabu, dan Jumat masing-masing 5 KL. Sedangkan hari Sabtu diberikan 10 KL.

Menurutnya, untuk alokasi ke Agen Premium Minyak dan Solar (APMS) masing-masing 5 KL, yaitu di APMS Laran 5 KL, dan APMS Webriamata 5 KL. Sedangkan APMS di Sukabi setahunya tidak jual Premium lagi, hanya menjual Pertalite karena distributornya berbeda.

Khusus untuk stok BBM jenis Pertalite, menurut Emanuel, beberapa hari ini stok di depot Atapupu tidak ada, sehingga sejak Minggu (26/7) tidak ada penjualan Pertalite.

“Sesuai info dari Atapupu, Kamis (30/7) kami sudah bisa dapat kembali Pertalite sehingga mulai hari Jumat (31/7) nanti sudah bisa ada penyaluran Pertalite kembali,” ungkapnya.

Saat disinggung terkait adanya dugaan penimbunan BBM bersubsidi untuk kepentingan penyelundupan ke negara Timor Leste, Emanuel mengaku tidak mengetahui adanya penimbunan dan penyeludupan BBM bersubsidi tersebut.

“Kalau di Malaka saya kurang tahu (Penimbunan dan penyelundupan, Red), soalnya ini yang setiap hari masuk kami jual habis memang, tidak ada yang sisa,” kata Emanuel. (mg30)

Komentar

Berita lainnya BISNIS

Populer

To Top